Foto: VAP-JO pada penetapan calon beberapa waktu lalu. (Ist)
VAP-JO Persiapkan Daftar Kabinet Pemerintahan
Sebagian Pejabat Minut Masuk Bursa
Airmadidi, ME
Konstalasi politik mendekati Pilkada Minut 9 Desember, makin seru diikuti. Persaingan untuk meraup suara sebanyak-banyaknya dilakukan setiap pasangan calon, bahkan perebutan suara sampai di tingkatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Minut terus dilakukan. Paling anyar, dilakukan pasangan nomor 2 Vonnie Anneke Panambunan-Joppi Lengkong (VAP-JO), yang telah mempersiapkan sejumlah nama untuk masuk dalam daftar kabinet (Kepala SKPD, red) jika terpilih nanti. Kabinet bayangan ini akan dinamakan "Kabinet Minut melayani dan menyejahterakan."
Menariknya, tak sedikit pejabat eselon II yang juga saat ini masih menduduki jabatan di Pemkab Minut ikut dilirik. Menurut sumber terpercaya dari tim VAP-JO, nama-nama yang masuk dalam kabinet bayangan telah dimonitor dan dinilai memiliki kapabilitas, akuntabilitas, dan aksestabilitas.
"Kami melakukan penilaian terhadap nama-nama tersebut menggunakan pendekatan kualitas dan kapabilitas," beber sumber, kemarin.
Ditanya mengapa sebagian besar nama merupakan pejabat Minut saat ini, sumber menegaskan hal tersebut untuk menghapus kekhawatiran di kalangan PNS khususnya pejabat Minut bahwa seandainya VAP-JO menang, maka mereka semua akan dipangkas.
"Tapi yang pasti kalau ASN sudah fulltime kepasangan SDM maka mereka takkan diakomodir," tandas sumber seraya menambahkan daftar kabinet bayangan VAP-JO 90 persen tak berubah jauh dan adanya dua nama dalam satu posisi merupakan opsi nama yang bakal menempati jabatan.
Mengenai kabinet bayangan VAP-JO ini, ketika ditanya kepada sejumlah masyarakat, banyak harapan yang disampaikan. "Kami berharap VAP-JO dalam menetapkan pejabat untuk masuk dalam kabinet, mampu bekerja maksimal dan menunjang pembangunan untuk memberikan kesejahteraan.
Jika juga ada pejabat yang sudah terlibat masalah sebaiknya jangan dimasukan sehingga citra pemerintahan Minut ke depan akan lebih baik," beber Meity, warga Likupang. (risky pogaga/media sulut)
Daftar Kabinet Bayangan VAP-JO
1. Sekretaris Daerah
- Drs Max Silinaung
- Drs Max Tapada
2. Asisten bidang pemerintahan dan kesra
- Arnolus Wolajan SSTP MM
- Edwin Ombuh SSos MSi
3. Asisten bidang perekonomian dan pembangunan
- Drs Joseph Th. Suatan MSi
- Drs Theodore Lumingkewas MM
4. Asisten bidang administrasi umum
- Theodora Luntungan SE
- Dra Wilhelmina Dimpudus MMPd
5. Sekretaris DPRD
- Drs Desten Katiandagho SH
- Drs Sem Tirayoh
6. Inspektur
- Drs Umbase Mayuntu MSi
- Robby Parengkuan
7. Bappelitbang
- Drs Marthen Sumampouw MSi
- Deyti T Item SP
8. Badan Kesbangpol
- Martino Dengah SH
- Poulin Puansalaing SH
9. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
- Drs Sammy Rompis
- Marco Karongkong SPt
10. BP2-KB
- Ir. Novita Supit MSi
11. BKDD
- Steyvi Watupongoh SIP
- Vicky Wantania SH
12. Badan Ketahanan Pangan
- Frederik Tulengkey SH
- Agenes Tumangkeng
13. BPLH
- Ir. Jan O Sinaulan MS
- Drs Fentje Warouw
14. BPKBMD
- Hanny Tambani MSi
- Marthen Sumampouw MSi
15. Disdikpora
- Drs Adri Pinariya
- Dra Mieke Tumbel
16. Disperindag
- Drs Rivino Dondokambey
- Drs Yohanes Michael Karisoh
17. Dispenda
- Drs Audy Sambul
- Theresia Sompie SH MSi
18. Disbudpar
- Dra Femmy Pangkerego MPd ME
19. Dinas Kelautan dan Perikanan
- Drs John Mantiri
- Aldrin Posumah MSi
20. Disdukcapil
- Berty Ngangi SP
- Olga Kaeng SSos
21. Dinas Kehutanan
- Nico Macawalang
22. Disdamkar
- Drs Benny Mengko
- Daniel Ernes Mandey SE
23. Distamben
- Drs Fanny Kawatu
24. Dinsosnakertrans
- Ir. Taty Thayeb
- Drs Steven Korengkeng Msc
25. Dishubkominfo
- Drs Leonard Watuseke
- Drs Tommy Dolongseda
26. Dinas Pekerjaan Umum
- Ir. Revino Plangiten MSi
- Ir. Hilda Pontonuwu MM
27. Dinas Koperasi UMKM
- Sofie Wolayan MSc
- Dra Martje Londong
28. Distanakbun
- Ir. Sadrak Tairas MSi
- Ruben Lengkong SIP MS
29. Dinas Tata Ruang
- Drs Marlon Sangian
- Fernando Rambi SH
30. Dinas Kesehatan
- dr. Harly Sompotan
31. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
- Angelina Rorimpandey
- Alfred Pusungulaa
32. Badan Narkotika Kabupaten
- dr Rosa Tidayoh
- dr Sandra Gimon
33. Badan Penanaman Modal
- Meydi Makadaa
- Bertje Sigarlaki
34. BP4K
- Rudy Worotikan



































