Warga Kepulauan Mengeluh

Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Belum Maksimal


Likupang, ME

Pelayanan kesehatan dan pendidikan khususnya wilayah kepulauan di Minahasa Utara (Minut) diakui masyarakat belum berjalan maksimal. Padahal banyak keinginan masyarakat soal pelayanan prima terhadap kebutuhan memperoleh kesehatan dan pendidikan. Sayangnya, hingga kini hal tersebut tidak serta merta dirasakan masyarakat di kepulauan.

’Ketika kami ingin berobat, tenaga medis di kepulauan tidak ada, dan hal ini sudah beberapa kali dirasakan,’’ keluh warga di Pulau Gangga.

"Belum lagi ketika anak-anak kami bersekolah, seringkali di sekolah tidak ada guru, dan akhirnya sekolah diliburkan, padahal itu sangat merugikan, dimana anak-anak kami yang ingin mendapatkan pendidikan tidak terlayani akibat guru atau tenaga pengajar tak hadir,’’ tambah sejumlah warga.

Terkait hal ini Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Minut, Moses Corneles, memang mengakui jika pelayanan medis dan guru di kepulauan belum maksimal karena masih sangat terbatas. Persoalan ini juga dipicu dengan adanya tenaga medis maupun guru yang belum siap untuk ditugaskan di daerah kepulauan.

“Harusnya mereka (guru dan tenaga medis), mau tidak mau saat sudah menjadi PNS tidak boleh menolak untuk ditempatkan dimana saja, sebab mereka juga sudah diambil sumpah. Pemerintah Kabupaten padahal telah mengadakan tunjangan kinerja bagi PNS yang ada di kepulauan,” sembur Corneles.

"Ini harus menjadi perhatian serius Bupati dan Wakil Bupati agar dalam rangka penempatan bisa memilih yang punya mental kuat dan diberikan penegasan dan sanksi bagi yang mengabaikan tugas pelayanan kepada warga," pungkasnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors