Foto: Ilustrasi.
Guru Sertifikasi Minut Menjerit
Airmadidi, ME
Para ‘Oemar Bakrie’ yang mengabdikan diri di Minahasa Utara (Minut) terus mempertanyakan tunjangan sertifikasi guru untuk tahun 2015 yang hingga kini tak kunjung dicairkan. Padahal mereka mengaku telah mengetahui jika anggaran tersebut sudah tertata dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Akibat masalah ini, sejumlah guru menjerit karena dana tersebut tergolong banyak sehingga sangat bermanfaat bagi mereka. Hal ini sebagaimana dikeluhkan sejumlah guru sertifikasi kepada wartawan. “Sampai sekarang kami belum menerima tunjangan sertifikasi tahun ini. Hal ini kan aneh.
Padahal dananya sudah tertata di APBD. Kami cuma takutkan jangan-jangan dana tersebut sudah hangus ketika masuk tahun depan,” ketus sejumlah guru yang meminta identitasnya tidak dikorankan.
Para guru ini berharap agar Pemkab Minut, dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), tidak menggeneralisir kesalahan guru tertentu kepada semua guru yang bersertifikasi.
Terpisah, ketika masalah ini dikonfirmasi kepada Kadis Dikpora Minut, Drs Maximelian Tapada, ia menyatakan dana sertifikasi itu pasti akan dicairkan di APBD Perubahan karena sudah dimasukan dalam DPA. ‘’Untuk tunjangan sertifikasi itu sudah ada yang dibayarkan, saat ini tinggal tahap kedua,’’ jelasnya. (risky pogaga/media sulut)



































