Ketua LSM–LAK-P2N Minut: BPK dan BPKP atau Auditor Lainnya di Minut Mandul


Airmadidi, ME

Proyek pengaspalan jalan Pante Pal di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur kian santer jadi buah bibir masyarakat umum. Pasalnya, dilihat dari hasil kerja, proyek jalan yang menelan Dana APBD 2014 sebesar Rp.1.419.420.000 (satu miliar empat ratus sembilan belas juta empat ratus dua puluh ribu rupaiah) dengan panjang 1,8 km dan lebar 3,5 meter itu sangat kurang layak.

Ketua LSM – Lembanga Anti Korupsi Pemerhati Pembangunan Nasional (LAK-P2N Minut ), Rinto Rachman, yakin Polres Minut bisa mengungkap Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Proyek pengaspalan jalan Pante Pal di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.

“Seharusnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau auditor yang lainnya di Minut (Minahasa Utara) sejak awal sudah mengungkap adanya indikasi kerugian negara, daerah dan/atau ada unsur pidana di Proyek pengaspalan jalan Pante Paal di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur, (Rp.1,419.420.000) itu bukan uang yang kecil, masa hasilnya hanya seperti itu. Dana yang dikucurkan dengan realisasi yang ada, jelas sekali terlalu jauh selisihnya, ” tukas Rinto Rahman.

"Proyek ini sudah dicairkan 95%, yang jelas BPK sudah turun memeriksa proyek itu ! makanya, jujur saja, kami tidak percaya dengan BPK, sebab sudah pernah terjadi BPK dipenjarakan karena terlibat pelanggaran hukum,” semburnya.

Pihaknya, lanjut Rinto, menduga sudah ada penyelewengan dan konspirasi antara instansi terkait dan beberapa pihak.

“BPK, PPK, PPHP selaku penentu PHO, Kadis PU walau hanya PLT,  saya curiga sudah main mata dengan pihak kontraktor pelaksana proyek itu. Jika aparat betul-betul mau menuntaskan kasus ini, saya yakin banyak pihak yang terlibat,” katanya.

Kepada wartawan juga Rinto mengaku sudah melaporkan ke pihak polres Minut.

"Saya yakin terhadap kinerja Polisi sekarang ini, sudah bagus kinerjaNya, dan sesuai Undang – undang ini ada bukti awal berupa foto–foto  jalan pariwisata pante Pal desa Marinsow.

Dirinya berharap Polres Minut, turunkan saksi ahli dan usut tuntas dan harus ada penetapan tersangka dalam skandal proyek jalan itu, demi keadilan.(***)



Sponsors

Sponsors