VAP-DeWo Mengencang


Airmadidi, ME

Garuda Emas mulai berpaut dengan Pohon Bering. Kemesraan yang terbangun antara keduanya semakin terlihat jelas di mata publik tanah Klabat. Demi menggapai kejayaan di pentas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) 9 Desember mendatang, Partai Gerindra dan Partai Golkar siap berkoalisi.

Dua kekuatan yang menyatu di Koalisi Merah Putih (KMP) itu kini mulai ‘menjodohkan’ kader terbaiknya untuk disandingkan dalam pesta demokrasi tersebut. Gerindra mengelus Vonny Anneke Panambunan (VAP) dan Golkar mendorong Denny Wowiling (DeWo).

VAP merupakan figur populis di Minut dan dianggap banyak dirindukan masyarakat untuk maju kembali sebagai calon bupati (Cabup). Kepastiannya untuk ikut bertarung dalam medan laga diakui orang terdekatnya tinggal menunggu waktu. Namun soal apakah VAP akan menggunakan Gerindra sebagai kendaraan, ternyata belum bisa dipastikan.

Hal tersebut ikut diluruskan Ketua DPC Gerindra Minut, Herry Tombeng. Saat dikonfirmasi, Tombeng menjelaskan jika Gerindra masih akan melakukan penjaringan calon. Menurutnya, siapa saja yang ingin maju melalui Gerindra dipersilahkan untuk mendaftar.

"Kalau VAP ingin ikut Pilkada menggunakan Partai Gerindra, silahkan saja mendaftar. Hari Senin pekan depan Gerindra sudah membuka pendaftran calon bupati," tutur Tombeng sembari menyebutkan pengurus juga harus tetap mendaftar bila ingin memakai kendaraan Partai Gerindra.

Siapa figur yang akan mendampingi VAP dalam bursa Pilkada, sejumlah nama ikut mencuat seperti Denny Wowiling (DeWo), Billy Kumolontang, Lucky Kiolol, Henry Walukow dan ada juga dari kalangan birokrat. VAP-Dewo diakui merupakan alternatif yang diinginkan Partai Golkar.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Minut, Nico Sumakud.

"Kami sudah melakukan rapat internal dan juga telah jalin komunikasi dengan sejumlah calon bupati seperti Sompie Singal, Vonny Panambunan dan Fransisca Tuwaidan. Untuk Golkar akan ada kader yang kami sodorkan sebagi wakil bupati yakni Denny Wowiling. Kami juga berharap Dewo akan berpasangan dengan VAP," jelas Sumakud.

Dari ketiga calon itu, diakuinya ada yang menerima positif tapi ada juga yang masih bingung tapi ada yang menegaskan ingin menggunakan kendaraan Golkar untuk maju sebagai Cabup.

"Tapi pastinya bagi Golkar, kader untuk mengisi jabatan cawabup itu sudah hampir pasti Dewo. Tinggal menunggu mekanisme partai dan tahapan Pilkada. Sebab kapasitas dan kapabilitas Dewo tidak perlu diragukan dari segi pengalaman organisasi, karakter kepemimpinan dan militansi di partai sudah layak untuk diusung," akunya. (tim me)



Sponsors

Sponsors