SKPD Malas Perhatikan Lokus Adipura


Airmadidi, ME

Walaupun penilaian Adipura sementara dijalankan, tapi sepertinya banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tak memperhatikan kebersihan di setiap lokasi fokus (lokus) penilaian Adipura. Seperti contoh di wilayah perumahan masih banyak yang kotor dan sampah dibiarkan.

Seruan tegas disampaikan Bupati Minahasa Utara (Minut) Drs Sompie Singal MBA dalam koordinasi dengan sejumlah kepala SKPD, di kantor Pemkab Minut.

“Kebersihan lokus itu sudah menjadi harga mati untuk dijaga, makanya kalau semua lokus sudah bersih kita tak perlu lagi khawatir saat tim penilai turun, dan semua ini harus diperhatikan SKPD untuk menjadi tanggung jawab,” tegas Singal.

Dia menambahkan, sejauh ini setiap kepala SKPD sudah mengetahui titik-titik yang menjadi daerah rawatannya, untuk itu harus diperhatikan jangan sampai dibiarkan kotor. Pembagian wilayah titik pantau harus diseriusi, jangan hanya menjadi simbol.

“Nantinya kinerja setiap kepala SKPD dalam memperhatikan kebersihan akan dinilai kalau ada yang tidak serius, siap menerima konsekuensi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPLH Minut Danso Ahyuan tampak rutin turun ke lokasi penilaian Adipura. Buktinya, Senin (20/4) kemarin dirinya mengakui sedang berada di TPA untuk memantau kebersihan.

“Setiap hari saya cek ke TPA karena itu menjadi salah satu lokus yang penilaiannya tinggi. Sudah menjadi komitmen bersama untuk menjaga kebersihan sehingga tujuan kembali meraih Adipura bisa terealisasi tahun ini,” tegas Danso. (risky pogaga)



Sponsors

Sponsors