Polda Sulut Kerjasama Dengan TNI AL, Militer Filipina dan Interpol

Ungkap Pembajakan Kapal Tanker MT Berkat Rehobot


Aertembaga, ME

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Brigadir Jendral (Brigjen) Polisi Drs Jimmy Palmer Sinaga berkunjung ke Direktorat Kepolisian Perairan (Polair) di Kelurahan Tandurusa, Bitung, untuk mengetahui perkembangan pembajakkan Kapal Tanker MT Berkat Rehobot.

Saat diwawancarai, Sinaga mengatakan sudah ada empat orang yang sudah ditahan tanpa menyebutkan identitas pelaku. "Sudah Ada empat orang ditahan dan dua orang masih berstatus sebagai saksi. Untuk sementara itu dulu saja. Kami tidak mau penyidikkan terganggu karena informasi sudah terlanjur beredar luas di masyarakat. Sebab masih ada yang akan kita tangkap, jadi takutnya kalau menyebut nama akan bias," kata Sinagas, Selasa (10/2).

Sinaga hanya memastikan bahwa Polda Sulut terus menseriusi pengungkapan kasus ini. Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai mitra kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Pokoknya tunggu saja. Sejauh ini kerjasama dengan semua pihak, baik itu TNI AL, militer Filipina bahkan Interpol, sudah kita jalin. Semua pihak menyebar kapal patroli masing-masing untuk melacak keberadaan para pelaku maupun kapal," ujar Jenderal Bintang satu ini.

Sementara, informasi yang menyebut keberadaan Kapal Tanker MT Berkat Rehobot tengah berada di Filipina, Sinaga tak membenarkan tapi juga tak membantah. "Nantinya semua informasi yang dimiliki pasti akan diungkap ke publik,"pungkasnya.(raynaldi pratama)

 

Baca Juga :

Ini Penuturan Kapten Kapal MT Berkat Rehobot Saat Dibajak

Polda Sulut Sebar 3 Armada Laut Sisir Lokasi Pembajakan



Sponsors

Sponsors