Polda Sulut Sebar 3 Armada Laut Sisir Lokasi Pembajakan

Tekait Pembajakan Kapal Tanker Rebohot


Manado, ME

Aksi pembajakan kapal yang terjadi wilayah perairan Sulawesi dan Maluku, kian diseriusi aparat. Polisi terus mengejar pelaku pembajakan kapal tanker KM Rebohot yang dibajak di perairan Maluku pada Rabu malam. Posisi kapal kini diperkirakan mengarah ke perbatasan Indonesia-Filipina di bagian utara Pulau Morotai.

“Kami sudah minta perbatasan Indonesia dan Filipina diperketat," ujar Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), AKBP Ridwan Damanik, Sabtu (31/1).

Polda Sulawesi Utara, kata dia, telah mengerahkan tiga armada laut untuk menyisir sekitar lokasi pembajakan. “Kami masih selidiki. Karena itu, informasi terkait dengan perkembangan masih belum bisa disampaikan,” ujarnya.

KM Rebohot memuat bahan bakar minyak dan bertolak dari Bitung menuju Gosowong Halmahera. Pada pukul 12.00 malam Rabu lalu, kapal tersebut dibajak kelompok bersenjata.

Kepala Polda Maluku Utara, Brigadir Jenderal Sobri Effendi Surya, menjelaskan pembajakan terjadi pada jarak 100 mil laut dari belakang Pulau Lembe Bitung, Sulawesi Utara. Pembajak naik dengan menggunakan kapal kecil. Kru kapal dilepas dengan sekoci dan terdampar di Pulau Naim. Para pembajak menyekap mereka dalam kondisi mata ditutup serta tangan terikat. Polda Maluku Utara mengerahkan 50 personel polisi air untuk membantu pengejaran.

Perairan Indonesia dikenal rawan pembajakan kapal. Biro Maritim International, dalam laporannya pada akhir 2014, menyebut Indonesia merupakan tempat paling rawan terhadap pembajakan kapal. Organisasi sayap Kamar Dagang Internasional itu mencatat, terdapat 100 insiden pembajakan terjadi di perairan Indonesia sepanjang tahun lalu. Sementara itu, dalam kurun yang sama, total di seluruh dunia terjadi 245 pembajakan. Bangladesh menduduki peringkat kedua dengan 21 kasus pembajakan.

Pembajakan kapal di Indonesia bahkan terjadi di perairan dekat ibu kota. Nelayan di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, sering mengeluhkan seringnya pembajakan di perairan sekitar pulau itu saat musim panen ikan tiba.(tempo.co)



Sponsors

Sponsors