Pembebasan Lahan Tol Mandek

Belum Ada Kejelasan Soal Penilaian Harga


Airmadidi, ME

Terganjalnya pembebasan lahan pembangunan jalan Tol Manado-Minut-Bitung tepatnya di Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan mendapat perhatian serius. "Bila tak ada aral melintang saya bersama tim independen penilai harga yang akan turun ke lokasi Rabu nanti untuk melihat dan memastikan kendala pembayaran pembebasan lahan tol yang terjadi di Desa Tumaluntung," kata Penjabat Bupati Minut Ir Herry Rotinsulu di hadapan awak media.

Memang kata dia, ada kendala teknis sehingga tim harus turun memastikan pembebasan lahan. Ada laporan yang masuk dimana pembebasan lahan dalam satu lokasi yang sama tetapi nilai pembayarannya berbeda.

"Inikan aneh masa lokasi tanah dalam satu lokasi hanya berbeda sisi kiri dan kanan, yang sisi kanan di bayar 500 ribu per meter sedangkan yang sisi kiri hanya dibayar 300 ribu per meter," ucap Bupati.
Lebih jauh, Bupati menduga terjadinya perbedaan pembayaraan pembebasan lahan jalan tol ini dikarenakan, lahan yang dibayar lebih mahal itu milik pejabat. Jika hal itu benar maka ini harus diluruskan maka dari itu penting bagi Pemkab dan tim independen penilai harga untuk turun.

"Kalau dugaan sementara ini benar maka ini harus diselesaikan mengingat pembanngunan proyek jalan tol sudah berjalan," urainya.
Sejumlah warga Minut meminta agar pemerintah bersikap adil terhadap proses pembebasan lahan untuk jalan tol. Prinsipnya rakyat Minut juga mendukung langkah pembangunan yang sedang dilaksanakan pemerintah asalkan dalam proses pembebasam lahan ini pemerintah bisa berlaku adil kepada masyarakat.

"Kami mendukung jika pak bupati akan turun ke lapangan guna meninjau proses pembebasan lahan yang masih terkendala, dengan begitu semuanya menjadi terang benderang," tutur Yaya Luntungan.

Sebelumnya penjabat bupati Minut Herry Rotinsulu bersama penjabat Gubernur Soni Sumarsoni baru-baru ini turun ke lokasi pembangunan yang sedang berlangsung di Maumbi. (media sulut)



Sponsors

Sponsors