Hutan Semakin Digunduli


TUTUYAN, ME : Kawasan hutan yang harusnya di jaga dan dilindungi kelestrariannya justru di rusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, karena hutan memiliki fungsi penting tak hanya dalam menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan mahluk hidup termasuk kita manusia.

Lebih dari itu hutan juga berfungsi mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor, menyimpan, mengatur, dan menjaga persediaan serta keseimbangan air di musim hujan dan. musim kemarau, menjaga iklim, sumber plasma nutfah, dan fungsi dalam menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati.

Kerusakan hutan di wilayah Indonesia masih senantiasa menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Pemerintah bukan berarti tidak sama sekali menaruh perhatian terkait kerusakan hutan yang ada. Program Go Green, 1 Milyar Pohon, dan Indonesia Menanam adalah program pemerintah yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian demi menjaga keberlangsungan kawasan hutan agar tetap lestari. Meski dalam penerapannya program tersebut masih jauh dari harapan dan perlu untuk digalakkan kembali dengan keterlibatan semua stakeholder yang terpadu.

Secara khusus, di Boltim (Bolaang Mongondow Timur) praktek perambahan hutan bukan berarti tidak terjadi sama sekali. Pantauan Wartawan di jalur Atoga, penebangan pohon di kawasan hutan untuk perluasan ladang pertanian mulai berlangsung signifikan beberapa waktu belakangan ini.

Parahnya lagi perambahan hutan yang dilakukan warga justru terjadi di lereng bukit dan berdekatan dengan jalur transportasi dan dikhawatirkan akan berdampak pada jalur transportasi berupa ancaman tanah longsor yang nanti akan menutupi badan jalan.

Berdasarkan pantauan, telah terjadi perambahan kawasan hutan di kiri-kanan jalan sedikitnya 5 titik perambahan yang diduga dilakukan warga untuk perluasan lahan pertanian dan kepentingan untuk pengolahan kayu.

Hingga berita ini diluncurkan, belum ada penanganan dari instansi terkait termasuk keterangan resmi dari Dinas Kehutanan setempat begitupun dari Badan Lingkungan Hidup. (Rahman)

Foto: Nampak perambahan kawasan hutan di jalur Atoga Boltim



Sponsors

Sponsors