Polda Sulut Serentak Gelar Operasi Simpatik Samrat


Manado, ME

Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung, S.H., sematkan pita kepada empat orang perwakilan, masing-masing dari TNI, Polri, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Samrat-2016, di lapangan upacara Mapolda Sulut.

 

Operasi simpatik merupakan operasi kepolisian terpusat, yang dilaksanakan secara serentak diseluruh jajaran Polda di Indonesia. Berbagai persiapan telah dilakukan sebelum dimulainya operasi, seperti rapat koordinasi dan latihan pra operasi.

 

Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kapolda, mengatakan, konsep rencana operasi simpatik tahun 2016 adalah optimalisasi penerapan Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Apel Gelar Pasukan diikuti Personel TNI, Polri, Instansi Pemerintah, Jasa Raharja dan Organda.

 

“Manfaat KTL saat ini masih kurang dirasakan masyarakat karena sentuhan dari stakeholder yang membidangi lalulintas kurang optimal,” kata Kapolda.

 

Sehingga pada moment operasi simpatik ini, lanjutnya, KTL yang sudah ada akan ditingkatkan menjadi lokasi penggal jalan tertentu yang ditangani secara lebih terkoordinatif dan terprogram.

 

Berbagai indikator keberhasilan serta kinerja petugas pada KTL dalam pelaksanaan operasi simpatik telah ditetapkan. Salah satunya yaitu adanya perubahan tidak terjadi pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan serta kesemrawutan pada kawasan tersebut.

 

Pada pelaksanaan operasi simpatik tahun 2016 ini, jumlah personel Mapolda Sulut yang ditugaskan sebanyak 33 orang, belum termasuk di masing-masing Polres/ta dan jajaran. Sasaran operasi antara lain, pelanggaran peraturan lalulintas, kelengkapan kendaraan bermotor dan surat-surat (SIM, STNK), helm, sabuk pengaman, knalpot racing, audio bising, kemacetan, kecelakaan dan kekerasan atau kriminalitas di bidang lalulintas, parkir liar dan lainnya.

 

Sejumlah Ranmor R4 Ditlantas Polda Sulut turut diturunkan pada Ops Simpatik Samrat-2016.

 

Terkait optimalisasi KTL, Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulut, Kombes Pol. Subandriya, mengatakan, Ditlantas Polda Sulut akan memaksimalkan fungsi KTL di seluruh jajaran. “Akan kami evaluasi KTL yang sudah ada, termasuk KTL yang tidak produktif dimana. Wilayah yang tidak memiliki KTL diwajibkan memiliki (KTL), karena ini merupakan target operasi. Sehingga penggelaran operasi selesai, wilayah tersebut telah memiliki KTL,” ujar Dirlantas.

 

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik, menghimbau masyarakat agar mematuhi peraturan lalulintas meskipun sedang tidak dilaksanakan operasi kepolisian. “Masyarakat agar tetap taat dan patuh peraturan lalulintas, tidak hanya saat ada operasi saja. Ketertiban dan keselamatan berlalulintas menjadi tanggung jawab kita bersama,” himbau Kabid Humas. (bartenson sampaleng)



Sponsors

Sponsors