Tanggap Radikalisme, Polda Sulut Gelar Penyuluhan ke Nelayan


Boroko, ME

Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Boroko, Kepolisian Daerah (Polda) Sulut melalui Direktorat Polair bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bolmut, menggelar penyuluhan kepada masyarakat nelayan pantai serta penertiban organisasi radikal anti Pancasila dan revolusi mental.

 

Dalam penyampaiannya Kapolda Sulut Brigjen Pol Brigjen Wilmar Mapaung, melalui Direktorat Polair Polda Sulut Kombes Jimmy Rusdianto, yang disampaikan Kepala Seksi Bimas AKBP John Unawelka, bahwa Polda Sulut terus bekerja keras untuk melawan persoalan radikalisme di wilayah Sulut. Tidak hanya kepada masyarakat yang berada di kota-kota, namun juga masyarakat yang ada di pesisir pantai.

 

“Melihat potensi yang ada, Bolmut memang masih dalam taraf aman dari penyebarluasan ajaran-ajaran radikalisme. Namun demikian, penyuluhan ini digelar untuk mengantisipasi berbagai persoalan radikalisme yang akan masuk ke daerah ini, terlebih khusus para nelayan di pesisir pantai,” tegas Unawelka.

 

Sementara itu Kepala DKP Bolmut Viktor Nanlessy, menyatakan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut dan seluruh elemen masyarakat sangat mendukung program yang dilaksanakan Polda Sulut ini.

 

“Sejak awal pak bupati dan seluruh jajarannya serta masyarakat Bolmut menyatakan anti terhadap radikalisme. Sehingga itu, program ini kami yakin dan percaya sangat mendapatkan perhatian serius,” terang Nanlessy.

 

Dengan adanya penyuluhan seperti ini pula, mantan Kepala Bappeda Bolmut ini mengapresiasi kinerja Polda Sulut.

 

“Pada prinsipnya kami sangat mengapresiasi penyuluhan ini. Sebab, sangat membantu masyarakat Bolmut khususnya para nelayan yang ada di pesisir agar bisa lebih mengetahui bagaimana tindak-tanduk radikalisme tersebut,” tutupnya.

 

Dalam kegiatan tersebut turut hadir pula Camat Kaidipang Samidin Korompot, para sangadi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta nelayan se-Bolmut.(tim me)



Sponsors

Sponsors