Benda Diduga Bom Kembali Ditemukan di Gunung Potong


Ratahan, ME

Warga Minahasa Tenggara (Mitra) dan sekitarnya kembali dihebohkan dengan penemuan benda mirip bom Jumat (27/11) peka lalu, sekira pukul 10.30 Wita. Benda yang ditemukan oleh salah satu pekerja di area proyek perbaikan ruas jalan kawasan gunung potong kecamatan Ratahan Timur sempat membuat panik para pekerja lainnya. Apalagi lokasi penemuan hanya berjarak sekira 4 meter dari lokasi ditemukannya bom jenis torpedo pada pertengahan 2015 lalu.

Memang belum diketahui pasti jenis dan spesifikasi benda tersebut. Pasalnya, hingga sekira pukul 14.00 Wita, Tim Gegana Polda Sulawesi Utara (Sulut) belum tiba dilokasi untuk memastikan penemuan tersebut.

Namun jika dilihat dari lokasi penemuannya yang tak berada jauh dari penemuan bom torpedo beberapa waktu lalu, kuat dugaan objek tersebut merupakan benda yang sama dengan usia yang sama pula.

Pantauan Media Sulut, sejumlah aparat baik pihak TNI maupun Kepolisian setempat segera diterjunkan untuk mengamankan lokasi sekitar penemuan pada Jumat pekan lalu. Sayangnya, objek penemuan belum bisa dilihat utuh. Baru sekira dua per tiga bagian benda yang nampak dipermukaan tanah.

Namun jika diamati secara cermat, memang nampak bagian benda yang mencuat telah berkarat dan dalam kondisi tua. Terlihat jelas pula objek mirip baling-baling yang diduga merupakan bagian ekor benda tersebut. Hal inilah yang menguatkan dugaan bahwa objek penemuan tersebut adalah bom jenis torpedo seperti yang pernah ditemukan beberapa waktu lalu.

Operator proyek bernama Roni Kalondo adalah orang pertama yang menemukan benda tersebut. Diwawancarai Media Sulut beberapa saat usai ditemukannya benda tersebut, Roni menceritakan kala itu dirinya tengah melakukan penggalian selokan dengan menggunakan alat pengeruk jenis eksavator. Curiga saat salah satu sisi pengeruk membentur objek keras, Roni kemudian turun dan melakukan pengecekan. Melihat bentuk benda yang tak lazim, dirinya mengurungkan niat untuk melanjutkan pekerjaan dan langsung menghubungi aparat yang tengah bertugas di sekitar lokasi proyek.

“Kebetulan ada aparat yang berada dilokasi, jadi langsung saya hubungi dan ceritakan soal benda tersebut,” tuturnya.

Belum dipastikan memang, namun diperkirakan objek tersebut merupakan amunisi peninggalan perang dunia kedua. Melihat lokasi penemuan yang sama dengan bom jenis torpedo sebelumnya, kuat dugaan lokasi sekitar penemuan dahulunya merupakan daerah base militer yang dihujani bom oleh pasukan udara musuh. Asumsi lain dengan memprediksikan usia benda yang ditemukan yaitu kemungkinan lokasi tersebut dahulunya merupakan markas pasukan Jepang yang dibombardir pasukan sekutu pada perang dunia II. Kendati demikian, asumsi ini belum tentu benar dan belum terkonfirmasi oleh pihak yang berkompeten. (jeksen kewas/media sulut)



Sponsors

Sponsors