Kebakaran Inul Vizta Diduga Sabotase


Manado, ME

Aroma kesengajaan terendus dari peristiwa  kebakaran tempat karaoke Inul Vizta Manado. Penyidik Korps Bhayangkara pun kini memburu pelakunya.

Hasil mengejutkan dikeluarkan Laboratorium Forensik (Labfor) terkait kasus tersebut. Api ternyata berasal dari premium.

"Hasilnya sudah kami terima tadi pagi, api berasal dari premium," terang Kapolresta Manado, Kombes Pol Rio Permana, Senin (6/11).

Permana mengungkapkan, dari hasil yang sudah dibacanya, disebutkan kesimpulan sementara ada unsur kesengajaan atau sabotase pada kebakaran yang menewaskan 12 orang itu.

"Itu menurut ahli ya! Tidak mungkin dong di tempat hiburan seperti itu ada premium di lantai 2, berarti ada unsur sabotase," tandasnya.

Pihak Kepolisian kini serius memburu pelakunya.
"Jadi saat ini akan kami cari orangnya," tambah Permana.

Hasil yang dikeluarkan Labfor Indonesia di Makassar ini sekaligus mematahkan dugaan awal kebakaran yang berasal dari korsleting listrik. Dari hasil penyelidikan memang menyebutkan listrik dalam keadaan menyala saat kebakaran itu terjadi.

"Jadi bukan karena korsleting listrik. Api memang dipastikan dari lantai 2 depan tangga lift," tandas Permana.

Terkait kasus ini, diakuinya hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan, meski pemilik serta pengelola tempat karaoke itu sudah 2 kali menjalani pemeriksaan.

"Masih berstatus saksi. Kita belum ekspos, nanti kita akan kaitkan dengan undang-undang atau aturan. Kalau memang ada pelanggaran sesuai pasal yang tepat. Ingat! ada 12 korban jiwa di situ," pungkas Permana.

Tempat karaoke Inul Vizta di Jalan AJ Sondakh Kawasan Megamas, terbakar, Minggu (25/10) sekitar pukul 01.00 WITA. 12 Pengunjung tewas dan 71 lainnya terluka dalam peristiwa ini. (dtc)



Sponsors

Sponsors