Foto: Ilustrasi tumpukan sampah.
Masalah Sampah Bisa Hambat Target Adipura 2016
Ratahan, ME
Persoalan sampah yang belum teratasi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dikhawatirkan akan mempengaruhi target pemerintah untuk meraih pengharagaan Adipura di tahun 2016 mendatang.
“Jika pemerintah memang berniat meraih penghargaan Adipura, maka yang harus dibenahi yaitu persoalan sampah ini. Karena bagaimana pun juga, persoalan ini sangat vital dan jadi penilaian utama suatu daerah untuk bisa meraih predikat tersebut,” kata Pemerhati Mitra, Soni Rundengan.
Pemkab pun diminta harus memprioritaskan beberapa hal, seperti pengadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang representatif, penyediaan bak-bak sampah, hingga penambahan armada sampah. “Ini persoalan lingkungan yang harus diperhatikan serius. Setidaknya dapat mengimbangi laju pembangunan infrastruktur yang sementara digenjot pemerintah,” ujarnya.
Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Drs Robby Ngongoloy mengatakan, pemerintah memang menargetkan pada tahun 2016 mendatang, Kabupaten Mitra dapat meraih Piala Adipura.
Untuk tahun ini kata Ngongoloy, pihaknya baru pada tahap sosialisasi terhadap masyarakat mengenai pembuangan sampah dan cara mengolah sampah, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.
“Memang untuk masalah TPA, belum memadai begitu juga armada pengangkut sampah. Karena saat ini Pemkab Mitra masih kekurangan armada sampah. Jadi perlu ada penambahan,” tutur Ngongoloy.
Meski demikian, pemerintah kata dia terus berbenah untuk memperlengkapi setiap kekurangan yang ada. “Pastinya kita akan fokus terhadap hal itu, karena mimpi untuk menjadikan Mitra sebagai kabupaten yang bersih dan sehat memang menjadi prioritas utama pemerintah saat ini,” pungkasnya. (jeksen kewas/mediasulut)



































