Duet Jadi Duel


Airmadidi, ME

Arena politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memanas. Empat kandidat pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) dipastikan siap 'bertempur'. Tahta top eksekutif jadi incaran.

Diketahui, empat pasang calon yang akan bertarung di Pilkada Minut tahun ini yakni Sompie Singal dan Peggy Mekel, Yulisa Baramuli dan Patrice Tamengkel, Vonny Anneke Panambunan dan Joppi Lengkong, Piet Luntungan dan Lucky Longdong. Semuanya sudah resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat.

Menilik sejarah birokrasi di Minut, ada yang menarik dalam pertarungan politik kali ini. Duel antar incumbent akan tersaji. Kandidat yang dulunya pernah bersanding di kursi top eksekutif Minut berbalik menjadi rival politik dalam Pilkada tahun ini. Vonny Anneke Panambunan dengan Sompie Singal contohnya. Keduanya pernah menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Minut. Begitu juga Sompie Singal dan Yulisa Baramuli.

"Incumbent Minut akan menghadapi musuh sepadan, karena Pilkada Minut ini merupakan pertarungan penguasa yang pernah menjadi bupati dan wakil bupati. Pasti siapapun pemenangnya hanya menang tipis perolehan suara," tutur pemerhati kemasyarakatan Minut, Simon Luntungan.

Tak hanya itu, persaingan partai pengusung pun menarik diikuti. Masing-masing mulai menyiapkan strategi jitu untuk memenangkan pertarungan.  Ada tiga partai besar yang mengusung masing-masing calon. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung pasangan SDM (Singal dan Mekel), sementara Gerindra 'dikendarai' pasangan VAP-JO (Vonny-Joppi) dan Demokrat siap memenangkan pasangan BARATA (Baramuli-Temengkel).

"Kami telah memiliki strategi dan tentunya itu akan menjadi senjata kami untuk memenangkan pertarungan," ungkap Denny Sompie, Ketua Tim Sukses pasangan VAP-JO, usai mendaftar di KPUD Minut, Selasa (28/7) kemarin.

Senada dikatakan Ketua Tim Kampanye pasangan SDM, Denny Lolong. "Pilkada Minut ini adalah pertarungan partai dan PDIP sudah siap di semua lini," kata dia.

Namun di satu sisi, masyarakat menilai siapa yang memperoleh suara terbanyak di daerah strategis, dialah yang akan menjadi pemenang. "Siapa yang mendapatkan suara mayoritas di Likupang dia pasti akan menang, karena Likupang raya tidak memiliki calon," ungkap Onal warga Likupang. (media sulut)



Sponsors

Sponsors