Lima Himbauan SHS Tingkatkatkan Stabilitas Trantib


Manado, ME

Menyikapi suasana keamanan di Sulawesi Utara (Sulut) yang tengah digoncang berbagai isu, Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat lebih bijaksana dalam menyaring dan memilah informasi yang beredar. Terutama terkait isu yang bisa menyebabkan perpecahan dan konflik di tengah masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur dalam Rapat Kordinasi Peningkatan Stabilitas dan keamanan di Sulut, Kamis (23/7) bertempat di ruang rapat CJ Rantung, kantor Gubernur Sulut.

Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi permasalahan keamanan yang tengah terjadi di Kota Bitung, Kabupaten Minut dan Kota Manado. Terlebih mengenai isu pembangunan Masjid yang ada di Kota Manado dan Bitung.

Pertemuan Gubernur dengan para tokoh agama, masyarakat, otmas, TNI dan Polri ini diharapkan dapat men-solusikan dan memberi rasa aman bagi masyarakat Sulut. Keamanan dan ketertiban yang selama ini terjaga di Sulut mempunyai nilai yang mahal dan wajib untuk terus dipertahankan.

Terkait provokator Gubernur mengingatkan, "Jangan terpancing, hati-hati dengan media sosial, cek dan ricek dengan benar segala peristiwa yang kita dengar. Saring dengan baik segala informasi yang diterima, jangan langsung terpancing," Tegas Sarundajang.

Mantan Walikota Bitung tersebut mengatakan Integrasi Bangsa harus dijaga dengan baik, toleransi antar umat beragama dan tokoh masyarakat harus dijaga dengan baik di Sulut.  tokoh agama  dan masyarakat juga diharapkan agar tidak mengeluarkan statement yang bisa menimbulkan perpecahan.

Kapolda Sulut dan Danrem 131 Santiago juga menyatakan masyarakat dan umat beragama jangan termakan isu provokator, apabila ada isu yang meresahkan diharapakan agar masyarakat mengecek langsung kepada aparat keamanan dan pihaknya juga berjanji akan menindak siapa yang melakukan pelanggaran. Keduanya juga berpesan agar setiap elemen masyarakat menjaga toleransi antar sesama demi menjaga kebersamaan yang selama ini ada di Sulut.

Hadir dalam rapat Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil, Sekprov Sulut Ir Siswa R Mokodongan, Unsur Forkopimda Sulut, anggota FKUB kabupaten kota.

Lima Himbauan SHS dalam rakor :
1. Tokoh agama dan masyarakat serta ormas di Sulut agar pertahankan stabilitas kemanan, jangn lupakan fungsi masing-masing, hidup bersama dengan masyarakat.
2. Masyarakat mampu menahan diri, jangan terprovokasi oleh oknum tidak bertanggung jawab. mawas diri karena ada disekitar kita pihak yang mau menghancurkan hubungan antar umat beragama.
3. Jajaran aparatur pemerintah di kabupaten kota bekerjasama secara sinergis dan solid bersama aparat keamanan, karena hal ini memiliki manfaat besar dalam menjaga keamanan di daerah.
4. Minindak tegas oknum yang dapat menyulut keamanan.
5. Seluruh elemen tetap bersinergi agar keadaan terkendali. Para pendatang harus mematuhi kearifan lokal daerah.
(andrew rayen)



Sponsors

Sponsors