Sebagian Besar Kepsek Bakal Diganti


Ratahan, ME

Bila tak ada aral melintang, dalam waktu dekat ini Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap, akan melakukan reposisi besar-besaran bagi jabatan Kepala Sekolah untuk tingkat SD, SMP, SMA/SMK. Dari informasi yang berkembang, sekitar 50 persen dari jumlah sekolah yang ada di daerah ini, pucuk pimpinannya terancam akan diganti.

Banyaknya persoalan yang melilit instansi pendidikan Mitra disinyalir jadi faktor utama penyegaran jabatan ini.

“Pergantian jabatan kepala sekolah merupakan kewenangan pak bupati, dan itu biasa terjadi di semua daerah. Tentu beliau punya pertimbangan khusus dalam hal ini. Pastinya kinerja para kepala sekolah dalam menjalankan tugas tanggungjawabnya jadi penilaian utama dalam reposisi jabatan kali ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Mitra, Janny Rolos.

Reposisi atau rolling dan pergantian Kepsek ini, lanjut dia, merupakan hal yang biasa bagi para pegawai negeri sipil, khususnyanya para guru. Apalagi mutasi promosi dan penyegaran bagi Kepala sekolah dalam lingkup Dinas Pendidikan Mitra ini berbasis pada kinerja.

"Dengan acuan normatif yang berlaku, tanpa tedensi apapun setiap PNS berpeluang menjadi pemimpin disatuan pendidikan. Dan inilah yang diharapkan publik dalam iklim pelayanan berbasis kinerja saat ini, karena sekarang tidak sedikit peran kepala sekolah sering mendapat sorotan tajam," jelasnya.

Menariknya, Rolos membeber, sudah ada sejumlah nama kepala sekolah yang dipastikan di ganti dari jabatannya.

“Itu atas perintah pak bupati pada acara hadiknas (Hari Pendidikan Nasional) pekan lalu, yaitu memberikan sanksi  bagi kepsek yang tak hadir dalam kegiatan tersebut. Sanksinya berupa pergantian jabatan,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati James Sumendap telah mengagendakan roling kepala sekolah, digelar usai pelaksanaan ujian nasional di semua tingkatan.

“Roling digelar usai ujian. Kepsek yang tak berprestasi tentu tersingkir,” kata Sumendap belum lama ini. (tim me)



Sponsors

Sponsors