Foto: Kepala Dinas Perindakop Mitra, Marie Makalow.
5 Milliar akan Sulap Pasar Touluaan
Touluaan, ME
Polemik pembangunan pasar Touluaan dipastikan tak akan mempengaruhi pembangunan fasilitas masyarakat tesebut. Meski sempat ada sedikit riak-riak dari masyarakat terkait pemindahan pasar Touluaan, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperidakop) memastikan, pembagunan pasar tersebut akan tetap dilanjutkan. "Sekira 5 miliar rupiah akan dikucurkan untuk pembangunan pasar Touluaan," kata Kadisperindakop Mitra, Marie Makalow.
Dirinya memang membenarkan jika dalam pembangunan pasar tersebut ada riak dari sebagian masyarakat. Hanya saja menurut dia, pemindahan pasar dari lahan sebelumnya ke lahan yang baru itu sudah disetujui oleh semua pihak baik perangkat desa maupun tokoh masyarakat. "Dan diperkuat dengan tanda tangan persetujuan lewat kegiatan rapat koordinasi," jelasnya.
Alasan Makalow memindahkan pasar, karena pasar yang lama tidak memenuhi sayarat untuk didirikan bangunan. "Sebab aturannya, luas pasar isinya harus 5000 ribu meter persegi. Sdangkan lahan pasar lama isinya hanya 1000 ribu meter persegi," jelasnya.
Dia memastikan masyarakat tidak akan dirugikan dengan pembangunan pasar tersebut. "Justru masyarakatlah yang nantinya akan menikmati semua fasilitas dari pasar tersebut," tukasnya.
Senada diungkapkan Camat Touluaan Arnold Mokosolang, pemindahan pasar tersebut sudah disetujui dan tidak dipersoalkan lagi. "Pada prinsipnya semua pihak menyetujui pembangunan pasar dilahan yang baru," tandasnya. (tim me)



































