Foto: foto istimewa
Ini Bunyi SMS Teror Bom di Batik Air
Makassar, ME
Dunia penerbangan Indonesia kembali terusik. Pesawat Batik Air jurusan Ambon-Jakarta kena teror bom, Jumat (17/4) pagi. Akibatnya, pesawat berpenumpang 125 orang, 6 awak kabin dan 3 awak tambahan mendarat darurat di Bandara Hasanuddin, Kabupaten Gowa Makassar.
Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Endi Sutendi, mengatakan laporan itu berawal Short Message System (SMS) teror dari Orang Tak Dikenal (OTK) kepada dua orang pegawai Lion Group atas nama Ibu Linda (LO Batik) dan Ibu Yanti (Chip Reservasi) Batik Air.
"Batik Air terima SMS teror dari nomor HP 085211686682 yang isinya 'Ada bom siap meledak di batik air tanggal 17 pagi Ambon-Jakarta'," ujarnya di Makassar, Jumat (17/4).
Setelah itu, dua penerima penerima SMS kemudian melaporkan kepada chip security Lion Group atas nama Andrew Tomasoa. Sementara Ibu Yanti melaporkan teror kepada Security bandara yang dilanjutkan ke Asmen Ops bandara. Selanjutnya, chip setelah mendapatkan laporan kemudian menyampaikan kepada petugas TNI AU atas nama Pratu Domingus kemudian Pratu Domingus melaporkan kepada Danlanud Pattimura.
"Asmen minta tower agar menyampaikan ke tower Makassar supaya pesawat dilandingkan di Makassar guna pemeriksaan dan pengecekan. Karena tower sudah tidak menjangkau maka dilaporkan masalah melalui via telefon," ujarnya.
Selanjutnya, setelah pesawat mendarat sebanyak 124 penumpang dievakuasi oleh otoritas Bandara Hasanuddin, Kabupaten Gowa. Petugas kemudian melakukan sterilisasi dan dari tim Gegana Brimob Polda Sulselbar melakukan pengecekan di badan pesawat. Selain itu, petugas TNI AU dan petugas Bandara masih melaksanakan pengecekan dan pemeriksaan di Bandara Makassar.(okz)



































