Jumlah Naskah UN Sempat Kurang

Kelulusan Diharapkan Capai 100 Persen


Airmadidi, ME

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA/SMK di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sudah dimulai Senin (13/4) kemarin. Meskipun memiliki berbagai polemik mulai dari ketertundaaan sampai distribusi naskah UN yang tak cukup. Dari peserta yang berjumlah 1.721 siswa, sedikitnya ada sekitar lima siswa yang tak ikut UN hari pertama.

Pelaksanaan UN kemarin di Minut dibuka secara simbolis oleh Bupati Drs Sompie Singal MBA di SMK Negeri 1 Airmadidi, bersamaan dengan Sekda Ir Sandra Moniaga yang membuka soal UN di SMAN 1 Airmadidi.

Bupati mengatakan, bagi siswa SMK dan SMA yang menghadapi UN ini diharapkan makin serius, dan semangat para siswa harus tetap berkobar untuk meraih prestasi terbaik bagi diri sendiri maupun bagi daerah.

"Diingatkan agar para siswa tetap serius menghadapi UN ini dan semakin giat belajar untuk meraih nilai tertinggi. Dan tentunya selaku pemerintah berharap UN tahun ini, semua siswa bisa lulus 100 persen," ucap Singal.

Sebelumnya pelaksanaan UN, pihak dinas maupun sekolah pelaksana UN khawatir, sebab berbagai masalah ditemui saat sebelum pelaksanaan UN. Tapi untung saja semua bisa teratasi.

Kadis Dikpora Minut Drs Maximelian Tapada menyatakan, bagi Minut sendiri memang ada sedikit masalah soal naskah saat diterima dari pusat, ada yang kurang, tapi untungnya hal tersebut tidak menghalangi pelaksanaan UN dan semuanya bisa teratasi sehingga UN hari pertama naskah bisa tercukupi untuk semua sekolah.

"Pihak dinas maupun pengawas selalu berkoordinasi sehingga setiap masalah, bisa langsung dicarikan solusi, sehingga hal ini tidak merugikan siswa peserta UN. Untuk kemungkinan bocor soal, kami rasa sangat kecil kemungkinan sebab pengawas diimbau untuk lebih ketat maupun aparat kepolisian sudah berjaga-jaga, guna menghindari hal tersebut," tuturnya.

Pihak kepolisian juga intensif melakukan penjagaan, sebab naskah UN itu disimpan di Polsek untuk menjamin keamanannya. (risky pogaga)



Sponsors

Sponsors