Foto: James Sumendap. (Ist)
Wakil Rakyat ‘Serang’ Sumendap
Ratahan, ME
Kinerja eksekutif Minahasa Tenggara (Mitra) ‘dibombardir’ wakil rakyat. Sejumlah program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra besutan James Sumendap SH, dinilai belum optimal merangkul kepentingan masyarakat. Pembangunan yang tidak merata alias pilih kasih, jadi pemantik. Sorotan kritis legislator ini disebabkan program yang digalakkan pemerintah ternyata belum sepenuhnya memuaskan hasrat masyarakat. Sebab, masih banyak program yang dinilai belum menyentuh bahkan dirasakan manfaatnya.
Hal ini berkumandang dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2016 yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Mitra, Senin (30/3). Dalam forum masukan ini, sejumlah wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mitra, kompak mengkritisi program pemerintah.
Adalah Meldy Untu, legislator vokal Partai Demokrat (PD). Mewakili masyarakat Kecamatan Posumaen, ia mempertanyakan program-program Pemkab Mitra yang dinilai belum merata disemua kecamatan.
“Pemerintah jangan pilih kasih, tolong ciptakan keseimbangan untuk setiap pelaksanaan program. Karena pengamatan kami sejauh ini, masih banyak program yang tidak merata di setiap wilayah. Buktinya, ada sejumlah kecamatan yang terkebelakang dan belum tersentuh,” ketus Untu.
Hal senada dikatakan legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Vocke Ompi. Kata dia, capaian pembangunan di daerah Mitra yang belum membuahkan hasil maksimal, terpampang jelas. Dirinya mencontohkan pembangunan jalan Maulid-Morea di Kecamatan Pasan. “Pemerintah harus melihat keinginan masyarakat. Apa yang diinginkan masyarakat itu yang diprogramkan bukan sebaliknya. Jangan masyarakat minta tamako, pemerintah kase jarum,” semprot Ompi.
Proyek irigasi yang dinilai bermasalah pun tak luput dari sorotan. Seperti yang dilontarkan Tommy Lumintang, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Mitra.
“Kami tentunya mendukung setiap program pemerintah. Namun, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Misalnya masalah irigasi yang banyak dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, ada pembagunan irigasi yang tak dikerjakan dengan benar sehingga manfaatnya bagi masyarakat belum nampak,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Mitra James Sumendap, mengatakan, proses pembangunan di wilayah Mitra dilakukan secara bertahap. Tahun ini, kata dia, Pemkab Mitra menargetkan pembangunan jalan desa di seluruh wilayah Mitra sudah tuntas. Program revitalisasi lingkungan ini, lanjut dia, bertujuan untuk menopang kelancaran transportasi guna memacu perekonomian masyarakat.
“Program infrastruktur dilakukan secara berjenjang. Target saya, tahun 2017 nanti perekonomian masyarakat Mitra sudah berubah drastis,” terang Sumendap.
Dia mengaku impiannya menjadi Bupati yaitu membawa perubahan di Tanah Mitra.
“Impian itu pasti bisa kita wujudkan. Nanti sebagaimana yang telah diprogramkan, tahun 2016 nanti pembangunan infrastruktur akan difokuskan pada proyek jalan perkebunan. Ini semua untuk kesejahteraan masyarakat Mitra,” urainya. (jeksen kewas)



































