Foto: Robby Ngongoloy.
Mitra Belum Layak Terima Adipura
Ratahan, ME
Keinginan Masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk mendapat penghargaan di bidang kebersihan, Adipura, dari pemerintah pusat masih jauh dari harapan. Belum maksimalnya pengangkutan sampah warga dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang belum dimanfaatkan menjadi penyebab.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Mitra, Robby Ngongoloy mengatakan, jumlah kendaraan pengangkut masih sangat minim, sehingga pengangkutan sampah baru di beberapa kecamatan. Diantaranya di kecamatan Ratahan, Pasan, Ratahan Timur, dan Kecamatan Belang.
“Kami sampai saat ini masih terus berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengadaan mobil sampah, supaya bisa terjangkau seluruh kabupaten ini, mobil sampah kami masih sangat kurang, baru ada tiga truk dan dua roda tiga untuk mengangkut sampah,” ujar Ngongoloy.
Pihaknya pun sudah mengusulkan tambahan kendaraan di anggaran perubahan tahun ini ataupun tahun depan sebanyak 5 kendaraan.
Untuk pemanfaatan TPA yang sampai saat ini belum bisa digunakan walau sudah selesai di bangun sejak 2012 lalu, Ngongoloy mengaku karena masih ada perbaikan fasilitas.
“Pihak kami masih sementara memperbaiki beberapa fasilitas untuk mengunakan TPA. Mulai dari jembatan yang putus (tempat melintasi truk sampah), pengadaan air, sampai kepada pembebasan lahan. Itu semua harus dibereskan terlebih dahulu,” jelasnya (robby lumi)



































