BPBD Fokus Perbaiki Ruas Jalan di Tosel
Touluaan, ME
Kondisi ruas jalan di Kecamatan Touluaan Selatan (Tosel) yang nyaris putus akibat longsor akhir 2014 lalu jadi perhatian utama Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra). Ruas jalan penghubung sepuluh desa di kecamatan Touluaan Raya ini jadi prioritas utama dari sekian titik longsor di ruas-ruas jalan di wilayah Mitra yang akan segera diperbaiki.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra, Jopie Mokodaser mengatakan, alasan utama pemerintah memprioritaskan ruas jalan tersebut karena melihat dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat. “Selain merupakan satu-satunya jalan penghubung di kecamatan touluaan raya, ada sepuluh desa yang terancam terisolir apabila jalan tersebut putus. Dampak inilah yang menjadi alasan utama pemerintah memprioritaskan perbaikan ruas jalan tersebut,” jelasnya.
Namun begitu, dana perbaikan tersebut diakuinya masih sementara berproses di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dimana ada sebanyak tiga titik longsor yang telah diusulkan melalui proposal bantuan dana yang diajukan pada Desember 2014 lalu.
“Usulan perbaikan yang kami ajukan dalam proposal ada tiga titik yaitu di ruas jalan Lowu - Pangu, ruas jalan Pangu - Wongkai dan ruas jalan Touluaan Selatan. Mereka pun sudah menurunkan tim survei ke lokasi. Namun dengan mempertimbangkan berbagai alasan, ruas jalan Touluaan yang jadi prioritas utama. Alasannya itu tadi, karena melihat dampaknya terhadap masyarakat,” imbuh Mokodaser.
Dia membeber, dana bantuan yang disetujui untuk perbaikan ruas jalan tersebut ada sekira Rp 3 Miliar lebih. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan tanggul dan katingan. “Jika dana tersebut sudah dikucurkan, kami targetkan bulan Maret nanti perbaikannya sudah mulai jalan,” tandasnya.
Upaya pemerintah ini disambut baik warga Touluaan. Pasalnya, kondisi ruas jalan yang nyaris putus cukup membuat warga khawatir. Apalagi jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan yang biasa dilintasi warga untuk membawa hasil panennya untuk dijual dipasaran. “Harapan kami tentunya jalan ini bisa segera diperbaiki. Soalnya kondisinya sudah sangat beresiko bagi warga yang melintas. Apalagi saat hujan,” tutur Rut Tumomor, salah satu warga Touluaan. (jeksen kewas)



































