Foto: Ilustrasi.
Minsel Koleksi 9.874 RT Miskin
Manado, ME
Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), kembali terusik. Mengantongi sekira 9.874 Rumah Tangga (RT) miskin, membuat kabupaten yang saat ini dinahkodai Christiany Eugenia Paruntu, menjadi buah bibir di masyarakat. Persoalan ini jadi masalah serius, sebab massa jabatan Bupati, tinggal sejengkal.
Menyikapi hal ini, berbagai manuver telah dilakukan pemerintah guna menekan angka kemiskinan. Termasuk, menjabarkan program pertumbuhan pemerataan (Growth With Equity) dan pemberdayaan masyarakat. Demikian Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Drs Jeffry Prang MAP, belum lama ini.
Dikatakannya, sesuai catatan statistik, Kabupaten Minsel masih memiliki sekitar 9.874 kategori Rumah Tangga (RT) miskin. Dari jumlah tersebut, kata dia, pemerintah berupaya total menekan sekira 30 persen.
"Tahun 2015 ini kami yakin populasi keluarga miskin dapat ditekan. Semua program yang telah disiapkan akan diintensifkan agar penyalurannya tepat sasaran," jelas Prang.
Upaya yang dilakukan pemerintah, jelas dia, seperti program pemberdayaan Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu, pemberian bantuan bagi kelompok dan untuk warga yang tidak berdaya, disentuh dengan bantuan perlindungan sosial.
"Ada juga nantinya pembangunan rumah bagi warga yang kurang mampu (pengganti program BLT yang sudah dihapus pemerintah). Ini semua perlahan akan diwujudkan, yang semuanya ini akan menyesuaikan dengan kebutuhan dana yang tertata," terangnya.
Selain itu, program bangun rumah tersebut juga akan berkelanjutan. Sebab, merupakan program dari pemerintah pusat yang diimplementaskan pemerintah daerah, demi terwujudnya masyarakat yang mandiri," tandas Prang.
Menanggapinya, pengamat hukum dan pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) Rolly Toreh SH, meminta pemerintah tidak tinggal diam melihat kondisi yang terjadi di kabupaten lumbung produksi kelapa. Kata dia, perlu dilakukan akselerasi-akselerasi dari pemangku kebijakan, guna menaikkan standart kesejahtraan masyarakat Minsel.
”Jangan berharap sepenuhnya dari program pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus lebih bekerja keras dan kreatif. Memang, persoalan ini menjadi masalah di beberapa daerah, namun dengan potensi dan sumber daya alam yang memadai, saya yakin Minsel bisa berkembang pesat,” lugasnya, Minggu kemarin. (revel maliangkay)



































