Foto: Vidy Ngantung.
Dunia Pendidikan Mitra Dikritisi
Ratahan, ME
Adanya persoalan di dunia pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) seperti terjaringnya beberapa siswa saat asik pesta lem EHA-bone, pesta minuman keras (miras) serta perkelahian sesama murid di sekolah, dikritisi.
Kritikan tajam datang dari Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Gema Mitra. Vidy Ngantung, ketua LSM Gema Mitra meminta Pemerintah Kabupaten Mitra lebih khusus Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) untuk lebih giat lagi membimbing para siswa yang ada di Mitra, karena di tangan mereka nasib Mitra kedepan.
"Jangan hanya mengedepankan pembangunan fisik saja saat ini, namun harus di imbangi dengan pembangunan spiritual kepada masyarakat terutama para generasi penerus kabupaten Mitra ini," ungkapnya, Jumat (6/3).
Ditambahkan Ngantung, yang tak kalah penting juga adalah peran orang tua, lantaran waktu bersama orang tua lebih banyak dibandingkan waktu berada di sekolah.
"Orang tua juga sangat penting dalam mendidik anak, karena waktu mereka lebih banyak berda bersama mereka di banding berda di sekolah," tambahnya. (Robby lumi)



































