Vaksinasi Anjing Masih Dihadang Penolakkan Warga


Ratahan, ME

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), membantah tudingan masyarakat atas beberapa kasus rabies yang menelan korban jiwa di daerah ini. Kepala Distanak Mitra Elly Sangian melalui Kepala Bidang Peternakan Donal Lumingkewas, menjelaskan, pihaknya rutin setiap bulan melakukan vaksinasi.

Menurutnya, sudah sekira ribuan ternak anjing yang telah diberikan vaksinasi. Namun, kata dia, masih ada masyarakat yang tidak proaktif dan kurang mendukung petugas yang melakukan vaksinasi di lapangan dengan berbagai alasan.

"Kami sudah berupaya turun dilapangan. Namun, masih banyak masyarakat yang menolak anjing milik mereka untuk divaksin. Itulah bentuk kesulitan kami dilapangan," jelasnya.

Diakui lumingkewas, sebelum turun di lapangan, pihaknya telah melakukan sosialisasi bekerjasama dengan instansi terkait lainnya. Hanya saja, itu belum cukup dan tak mengubah pandangan hampir sebagian besar masyarakat terhadap bahaya rabies.

"Jadi, kalau ada sindiran tidak proaktif itu tidak benar. Buktinya, sampai saat ini kami masih melakukan vaksinasi di lapangan. Sudah ribuan ternak anjing berhasil divaksin," tuturnya.

Dirincinya, hewan anjing yang divaksinasi pada tahun 2013 lalu sebanyak 14.470 ekor dan pada tahun di 2014 mencapai 15.130 ekor. Dia menambahkan, jatuhnya korban jiwa akibat rabies lantaran masyarakat yang terkena gigitan, menganggap biasa dan tak mau melakukan pengobatan pihak medis. (robby lumi)



Sponsors

Sponsors