Foto: Rapat Komisi I DPRD Sulut dengan KPU Sulut.
Komisi I Deprov Panggil KPU Sulut
Seriusi Penghematan Anggaran Pilkada
Manado, ME
Usaha serius untuk menekan anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak untuk Provinsi Sulawesi Utara dan 7 Kabupaten/Kota lainnya, terus digulir Komisi I DPRD Sulut. Selasa (3/3), para wakil rakyat tersebut secara resmi memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulut, untuk melakukan pembahasan mengenai hal itu.
Berbagai pertanyaan soal anggaran Pemilu hingga kesiapan KPU dalam menggelar pesta demokrasi yang direncanakan awal Desember nanti, dilontarkan para personil Komisi I. “Intinya, kita akan melaksanakan prinsip penghematan anggaran dalam pelaksanaan Pilkada serentak. Hasil studi banding di Semarang Jawa Tengah soal pemanfaatan anggaran secara maksimal dalam Pilkada serentak, jelas jadi acuan kita,” aku Ketua Komisi I, Ferdinand Mewengkan, saat memimpin rapat tersebut.
Sejumlah catatan jadi kesimpulan dalam pertemuan itu. ”Pertama, perlu ada MoU (Memorandum of Understanding) dengan KPU Kabupaten dan Kota soal anggaran. Apakah pembagiannya seperti lalu 40/60 persen saat pemilu serentak atau bagaimana. Kita mau agar pelaksnaaan pemilu nanti semua aman,” ujar Mewengkang.
Rapat itu juga menyepakati, akan menunggu acuan-acuan baru kemudian akan kembali melakukan pembahasan bersama. “Kita tetap tunggu Perkpu ditetapkan. Tapi deal-deal dengan KPU Kabupaten/kota sudah harus mulai dilakukan,” tandasnya.
Khusus menyangkut anggaran, Mewengkang memastikan jika mereka memang harus menunggu aturan yang akan ditetapkan karena akan disesuaikan dengan tahapan. “Perlu ada koordinasi KPU Provinsi dengan KPU Kabupaten/Kota. Untuk biaya keamanan, harus dilakukan MoU antara aparat keamanan dengan Pemda,” jelas Mewengkang.
“Mudah-mudahan bulan April rencana anggaran sudah selesai. Prinsipnya, Komisi Satu tidak mau Pilkada gagal. Kita tidak mau jadi korban,” kuncinya.
Selain Mewengkang, hadir dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi Kristovorus Decky Palinggi, Sekretaris Komisi Vonny Paat, anggota Komisi Denny Harry Sumolang, Netty Pantouw, Ainun Talibo. Hadir juga Ketua KPU Sulut Yessy Momongan, anggota komisoner KPU lainnya, Ardiles Mewoh, Zulkifli Golonggom, Fachruddin Noh, Vivi George dan Sekretaris KPU Sulut, Yona Oroh. (rikson karundeng)



































