Tuerah: Tanggul Irigasi Sulpas Belum Dianggarkan


Amurang, ME

Keluhan ratusan petani Desa Sulu dan Desa Paslaten Kecamatan Tatapaan nampaknya belum akan terwujud. Pasalnya keinginan mereka untuk perbaikan tanggul irigasi Sulpas (Sulu-Paslaten) belum dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Joutje Tuerah mengatakan, pembangunan tanggul membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Menurutnya, untuk pembagunan tanggul, pihaknya harus menyediakan anggaran sebesar Rp.10 miliar.

"Kami sudah tinjau lokasi. Anggaran untuk pembuatan bendung diperkirakan Rp.10 miliar," kata Tuerah saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co, di kantor bupati Minsel, Selasa (24/2).

Namun dia mengatakan, untuk pembuatan tanggul tersebut belum dianggarkan. Selama ini dia menuturkan pihaknya selalu mengusulkan agar tanggul tersebut segera diperbaiki.

"Pembuatan bendung sudah dimasukan dalam program tiap tahun. Setiap tahun kami usulkan mudah-mudahan akan dianggarkan tahun depan," tuturnya.

Dia meminta agar kedua desa tersebut dapat mengusulkan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrembang). Karena lewat Musrembang usulan tersebut akan menjadi perhatian Pemerintah.

"Memang itu tanggung jawab kami. Tapi ketika dibahas dalam Musrembang tidak menutup kemungkinan akan mendapat batuan dari Provinsi maupun APBN," jelasnya. (jerry sumarauw)

 

Berita Terkait :

Irigasi Tidak Berfungsi, Kerugian Capai 250 Miliar

 600 Hektar Sawah Jadi Lahan Tidur, Pemerintah Cuek

Irigasi Sulpas Rusak, Petani Mengeluh



Sponsors

Sponsors