Foto: Penyerahan cindera mata Bupati Mitra ke Ketua Komisi IV DPRD Sulut.
Bupati Sumendap ‘Curhat’ Soal Berbagai Persoalan di Mitra
Dari Kunker Komisi IV DPRD Sulut
Ratahan, ME
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawasi Utara (Sulut), menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Tim Komisi IV, Eva Sarundayang, Norry Supit, Fanny Legoh, Rita Lamusu, Muhamad Yusuf Hamim, Muslimah Mongilong, dan Siska Mangindaan, dipimpin langsung Ketua Komisi James Karinda.
Kunker Komisi IV itu diterima langsung oleh Bupati Mitra, James Sumendap. Mantan legislator Sulut tersebut didampingi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Inspektorat.
Kehadiran Karinda Cs di Mitra bertujuan untuk melihat apa yang menjadi kekurangan di daerah ini dan dapat diperjuangkan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mitra memaparkan sejumlah hal yang menjadi kekurangan di daerahnya dan perlu ada perhatian dari provinsi seperti, pembutan jalan provinsi di sejumlah jalur yang belum tersentuh hingga kini.
“Kami mengharapkan ada perhatian serius dari pemerintah provinsi. Kebetulan ada kunjungan dari teman-teman dewan provinsi. Kami berharap perhatian serius pemerintah provinsi soal objek wisata yang ada di Mitra seperti Pantai Lakban, begitu juga untuk bantuan kelompok sosial sampai sekarag di Kabupaten ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah provinsi,” pinta Bupati James Sumendap.
“Begitu juga dari Dinas Kesehatan berharap dapat bantuan kendaraan operasional, mobil Puskesmas untuk menunjang pelayanan masyarakat sampai di daerah-daerah terpencil. Kebetulan teman-teman komisi empat membidangi kesehatan,” sambungnya.
Respon positif, tanggapan dan masukan kemudian dilontarkan para personil Komisi IV DPRD Sulut. “Dalam meningkatkan taraf hidup orang banyak, membutuhkan kerja keras dan ditunjang oleh sarana dan prasarana. Kiat pemerintah Mitra agar dapat membangun perguruan tinggi perlu ditunjang,” kata politisi Nasdem, Norry Supit.
Legislator Sulut yang dikenal peduli budaya, Fanny Lengoh, meminta Pemkab Mitra perlu mengadakan kegiatan-kegiatan budaya. “Festival budaya perlu digalakkan oleh pemerintah dan harus diekspos lebih luas,” harap Politisi PDIP ini.
Muhamad Yusuf Hamim, berpendapat persoalan pendidikan penting menjadi prioritas di Mitra. “Perlu priotaskan sekolah. Harus dipersiapkan lahan untuk penambahan sekolah di Kabupaten Mitra. Begitu juga Dinas Kesehatan perlu penambahan Puskesmas. Harus ada di setiap desa,” aku Yusuf.
“Masalah kesehatan harus diperhatikan secara serius. Soal Puskesmas, kami berharap pemerintah segera buat proposal untuk diajukan ke pemerintah pusat. Kami akan memperjuangkan,” tegas politisi Gerindra itu.
Inggrid Sondakh, menegaskan akan memperjuangakan bersama-sama dengan pemerintah setempat Perda tentang anak yang harus bersekolah. “Ini untuk memberikan pendidikan yang berkualitas karena anak harus sekolah menggapai cita-citanya,” tutur Sondakh.
Politisi Golkar ini juga setuju perlu ada penambahan Puskesmas di Mitra dan perlu memperjuangkan sektor pariwisata, khususnya pengembangan Pantai Lakban.
“Yang menjadi pekerjaan rumah harus diupayakan ada SMK Pertanian. Sekedar masukan, karena banyak potensi alam yang perlu dikelola di Sulut,” ujar politisi PKS, Rita Lamusu.
Komitmen untuk mengawal perbaikan jalan provinsi di wilayah Mitra, ditegaskan politisi PDIP, Eva Sarundayang .”Kami akan kawal agar jalan rusak tanggungjawab provinsi segera diperbaiki,” tandas Sarundayang, sembari mengakui jika pembangunan rumah sakit di Mitra akan diperjuangkan bersama.
Sementara, apresiasi dilontarkan Muslima Mongilong. Politisi PDIP itu mengaku jika pemerintah Bolsel harus menimbah ilmu ke Mitra soal bagaimana mendorong pembangunan yang begitu cepat. (joyke watania)



































