Komisi I Soroti Keberadaan PNS


Tutuyan, ME

Lokasi tempat tinggal Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berkerja di lingkup Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menuai sorotan tajam dari Ketua komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, Sofyan Alhabsyi.

Sofyan menyoal, tentang tempat tinggal para abdi Negara itu, yang akan berpengaruh pada kedisiplinan kerja mereka. “Masih kurang orang asli daerah Boltim yang jadi PNS, sehingga setiap harinya para PNS luar Boltim harus pulang pergi dan sering terlambat sampai dikantor. Dan ini sering dimanfaatkan momennya oleh para PNS tersebut bisa berlama-lama ke Boltim dengan sejumlah alasan,” jelas Alhabsy.

Hal tersebut menurutnya, terbukti dari hasil sweping Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dibeberapa titik jalur jalan yang sering dilewati para PNS yang berasal dari luar Boltim. Ditemui, ada sejumlah PNS yang melewati jalan tersebut diatas jam 9 pagi. “Yang rancunya lagi para PNS itu ada yang menggunakan kendaraan dinas (Kendis) yang dianggap sudah menjadi alat transportasi pribadi,” ungkapnya.

Hal ini menurutnya, sangat disayangkan dan juga memiriskan ketika diketahui pelanggar tersebut adalah seorang pemimpin di salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Saya sering ke Kotamobagu, ketika saya melintasi jalan Mooat-Atoga sekitar pukul 9 pagi banyak ketemu dengan kendaraan beroda dua dan empat yang masih lalu-lalang dijalan tersebut, sedangkan jam masuk kantor saja itu harusnya jam delapan pagi. Bagaimana bawahan bisa disiplin sedangkan pimpinannya tidak bisa memberikan contoh yang baik,” singgungnya.

Diharapkannya, jika nanti Pemda Boltim dalam hal ini Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan melakukan Roling jabatan nanti sekiranya dapat mengevaluasi kinerja para kepala-kepala SKPD dan menempatkannya sesuai dengan disiplin ilmunya. “Kalau nantinya pejabat yang akan diroling harus disesuaikan dengan ilmunya,” pungkasnya. (ismail batalipu)



Sponsors

Sponsors