Konstelasi Politik di Minsel 'Membara'

RML Tuai Dukungan


Amurang, ME

Nama Drs Ramoy Markus Luntungan (RML) terus menjadi topik hangat yang diperbincangkan masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) akhir-akhir ini. Keputusannya untuk kembali maju bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) banyak menuai dukungan masyarakat. Seolah menjawab kerinduan masyarakat untuk kembali memiliki figur pemimpin yang pro-rakyat, RML memberi harapan itu.

Arus dukungan untuk kembali menakhodai tanah "Cita Waya Esa" terus mengalir. Bahkan masyarakat begitu yakin, eks Bupati Minahasa Selatan periode 2003-2005 (pejabat bupati) dan periode 2005-2010 (bupati terpilih) ini akan tampil sebagai jawara.

Figur RML memang dinilai sangat sulit untuk ditumbangkan para lawan politik di Pilkada nanti. Tak heran, jika lulusan terbaik Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) terus menjadi rebutan sejumlah Partai Politik (Parpol) yang tertarik untuk mengusungnya menjadi Calon Bupati (Cabup). Tak hanya di kalangan politisi, para birokrat bahkan pengusaha juga banyak yang menyatakan sikap untuk siap mendapingi RML di pilkada nanti.

"Memang posisi RML bukan sebagai incumbent. Namun jika dilihat dari ketokohan dan figur, RML memang masih sangat dicintai rakyat Minsel. Mereka dengan terang-terang menyatakan siap mengamankan RML untuk kembali menakhodai Minsel kedepan," ungkap Marco Pesik SIP dan Audy Mangindaan SH, generasi muda Minsel, Rabu (11/2).

"Mengalahkan sosok RML di pilkada nanti bukan hal yang mudah. Butuh kemampuan yang paripurna untuk menggulingkan bupati pertama pilihan rakyat Minsel ini. Tak heran kalau RML jadi rebutan beberapa parpol untuk mengusungnya. Makanya banyak politisi, birokrat dan pengusaha yang ingin mendampinginya untuk mengisi posisi calon wakil bupati," tambah mereka.

Intelektual muda Minsel ini berpendapat, memang banyak figur lainnya yang digembar-gemborkan di media masa. Namun figur-figur tersebut menurut mereka terlalu dipaksakan. "Banyak calon bupati atau wakil bupati Minsel yang dipopulerkan oleh media masa hanya untuk mendongkrak nama besarnya. Namun disadari atau tidak, itu bukan merupakan kebutuhan dan kerinduan masyarakat Minsel, melainkan keinginan dari masing-masing figur itu sendiri," kata Pesik dan Mangindaan.

Dilihat dari respon masyarakat saat dirinya kembali menyatakan siap bertarung di pilkada Minsel, Pesik memprediksikani RML bakal melenggang mulus dan keluar sebagai pemenang. Meski sang incumbent Christiany Eugenia Paruntu SE sekalipun lawanya.

"Sosok RML pernah menjadi bagian terindah kemajuan Minsel. Masyarakat pun merasakan hal itu. Gaya kepemimpinan yang pro rakyat. Tentunya akan menjadi momok menakutkan bagi lawan politiknya nanti," celetuknya.

"Juga harus diketahui, RML semasa kepemimpinanya tak pernah meninggalkan cacat di mata masyarakat, sebaliknya meninggalkan sejuta inovasi dan pembangunan demi terwujudnya masyarakat Minsel yang sejahtera dan terdepan dalam pembangunan," aku Pesik.

Dimintakan tanggapan di tempat terpisah, pemerhati politik Minsel Mouretz Tampi SIP menilai, dalam pertarungan pilkada Minsel nanti, akan ada dua nama yang diprediksi akan bersaing ketat. Incumbent Tetty Paruntu dan eks incumbent Ramoy M Luntungan dinilainya bakal bersaing hebat. Kedua figur ini yang kemungkinan akan melejit dibandingkan figur-figur lain yang akan meramaikan pilkada Minsel nanti.

"Ini realita dilapangan. Dalam setiap diskusi masyarakat, kedua figur ini selalu mendominasi topik diskusi. Mereka mempredikasi dua figur ini akan bersaing ketat nanti. Tinggal tergantung strategi-strategi politik yang akan diambil kedua figur ini," jelas Tampi.

Meski begitu, dia tak menampik bahwa ada figur lainnya yang juga berpotensi. "Namanya saja poltik, banyak hal yang tak terduga. Ada kemungkinan nama Felly E Runtuwene SE akan ikut bersaing. Mengingat Runtuwene juga merupakan pesaing tangguh Tetty Paruntu pada pilkada 2010 silam. Jadi, bisa saja Felly akan menjadi 'kuda hitam' di antara pertarungan RML dan Tetty," tandasnya. (revel maliangkay)



Sponsors

Sponsors