Alih Fungsi Hutan 'Marak', Pemkab Minsel Diminta Gencar Sosialisasi


Amurang, ME

Perhatian terhadap kondisi hutan di Minahasa Selatan (Minsel) sudah sepatutnya dimaksimalkan. Ini penting, apalagi wilayah Minsel sebagian besar terdiri dari kawasan hutan. Sayangnya, kondisi yang terjadi saat ini justru terbalik. Pemerhati lingkungan Minsel Hersond Sendow, SP menilai, kondisi hutan di Kabupaten Minsel, khususnya dihutan lindung banyak yang beralih fungsi dan dimanfaatkan masyarakat. Ada sebagian area hutan yang ditanam kelapa oleh masyarakat. Perombakan hutaan pun tak terelakkan.
“Pihak pemerintah dalam hal ini instansi terkait sangat diharapkan untuk dapat mengimbau masyarakat. Minimal sosialisasikan dampak buruk yang diakibatkan perombakan hutan ini," ujar Sendow, Rabu (11/2) kemarin.

Masyarakat dinilainya penting untuk memahami peran area hutan dalam membendung potensi bencana yang mengancam. Misalnya, untuk menghindari banjir air pasang di pesisir pantai di Minsel, hutan lindung mangrove telah berperan sangat baik.
Kerusakan hutan yang terjadi di Minsel, terdapat dibeberapa titik hutan lindung. Paling parah diwilayah Minahasa Selatan Atas (Minsela), wilayah Amurang, Tumpaan dan Tareran. Pihak pemerintah pun diharapkan untuk dapat menjaga kondisi hutan ini, agar ancaman bencana diwaktu yang akan datang bisa terminimalisir.

"Banyak kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang tidak diperhatikan lagi, apalagi banyak penebangan hutan secara liar dilakukan oknum oknum tak bertanggung jawab. Ini harus disikapi instasi terkait dan aparat hukum," tegas Sendow.

Selain faktor manusia, dirinya pun tak menampik bahwa sebagian kerusakan hutan juga diakibatkan faktor alam. Misalnya terjadi erupsi gunung soputan, yang mengakibatkan pohon-pohon mati dan membusuk. Dikhawatirkan saat musim penghujan, daerah serapan air semakin berkurang. Dampak buruknya bisa terjadi banjir dan longsor.

"Memang faktor alam sulit untuk dibendung. Namun bukan berarti tak dapat diatasi. Solusinya gerakan menanam pohon harus lebih ditingkatkan. Peremajaan kawasan hutan perlu, agar supaya ancaman bahaya bencana dapat di cegah sejak dini,” tandasnya.(revel maliangkay)



Sponsors

Sponsors