Foto: Sekretaris Daerah, Danny Rindengan.
Kasus DBD Meningkat, Sekdakab Instruksikan Fogging dan 3 M
Amurang, ME
Cuaca yang tak menentu berdampak pada peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Merebaknya kasus DBD ini tak lain dengan perubahan musim yang sedang terjadi. Cuaca menjadi salah satu faktor yang membuat virus DBD berkembang lebih cepat, mengingat saat hujan biasanya masih banyak air tergenang, dan di situ lah tempat favorit nyamuk Aedes Aegypti berkembang.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Minsel, selang bulan Januari dan Ferbuari, setidaknya sudah ada dua orang yang meninggal akibat wabah yang dibawah gigitan nyamuk ini. Kedua kasus DBD ini terjadi di Kecamatan Sinonsayang.
Selain dua kasus tersebut, masih ada 3 orang lagi yang positif menderita DBD. Terkait masalah ini Bupati Minsel melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Danny Rindengan, langsung menginstruksikan Kepala-kepala Puskesmas agar segera bertindak.
"Menindaklanjuti petunjuk Ibu Bupati seluruh kepala Puskesmas telah diinstruksikan untuk melakukan foging ditempat-tempat yang menjadi sumber penyebarab DBD," ujar Rindengan, kepada wartawan, Selasa (10/2).
Dia menyampaikan menghadapi persoalan ini, Kepala Puskemas harus bergerak cepat dan tepat agar penyebaran DBD segera diatasi.
"Persoalan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga harus berperan aktif dengan menjaga lingkungan tetap bersih. Salah satu cara memberantas penyebaran penyakit ini adalah dengan 3 M yaitu menutup, menguras dan mengubur," ucapnya. (jerry sumarauw)



































