Pemkot Manado Dituding Tak Punya Empati


Bitung, ME

“Ada Budi Ada Talas, Ada Budi Ada Balas”. Peribahasa ini seringkali  dikaitkan dengan perbuatan baik yang dibalas dengan baik pula, namun sayangnya ini seolah hilang di saat warga Bitung benar-benar mengharapkan bantuan dari mereka yang pernah ditolong.

Ivan Wawolangi salah satu warga Girian menilai sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terkesan cuek dengan bencana yang terjadi di Kota Bitung, Rabu pekan lalu.

“Pasca bencana banjir yang menimpa Kota Manado tahun yang lalu, Pemerintah Kota Bitung melalui pak Walikota langsung menginstruksikan kepada semua Pegawai Negeri Sipil baik dan instansi vertikal lainnya untuk menyatakan simpatinya. Baik lewat bantuan dalam bentuk natura maupun tenaga. Pada saat itu bukan hanya ratusan warga Bitung yang turun langsung untuk membantu para saudara kita yang tertimpa bencana banjir, namun ketika bencana itu terjadi di daerah ini, tak satupun para petinggi Pemerintah Kota Manado yang berempati,” semburnya.

Dikatakannya, sikap Pemerintah Kota Manado tersebut seolah tidak menghargai bantuan yang diberikan Pemkot Bitung saat wilayah Manado porak poranda dihantam banjir.

”Sangat disayangkan mereka tak berempati dengan penderitaan warga Bitung yang terkena musibah dan hingga pekan lalu baru pihak Provinsi dan Perbankan yang membarikan bantuan,” sesalnya.

Untuk diketahui pasca bencana yang menimpa Kota Manado tahun lalu, ribuan warga, puluhan mobil dan alat berat dikerahkan Pemkot Bitung selama seminggu penuh untuk membantu membersihkan sisa-sisa lumpur baik di pemukiman warga maupun di ruas-ruas jalan yang ada di Kota Manado. (drim’s jandri moningka)



Sponsors

Sponsors