Warga Keluhkan Jalan Masuk Pasar Berdikari Tumpaan
Tumpaan, ME
Jalan masuk menuju pasar Berdikari Tumpaan Desa Tumpaan Baru Kecamatan Tumpaan dikeluhkan warga. Jalan yang sebentar lagi akan menjadi akses penting bagi pelaku usaha dan warga ini, kondisinya masih dihiasi lubang.
Mariska Pangkey, warga setempat mengaku, sangat terganggu dengan kondisi jalan yang rusak dan kerap mengakibatkan kecelakaan. Bukan hanya itu, bahkan disaat turun hujan menyebabkan genangan air.
"So pernah ada motor yang cilaka disini. Bukang cuma satu kali, mar so brapa kali. Kita heran cuma ini jalan spanggal dorang (Pemerintah-red) nda bisa mo aspal," ungkap, Mariska saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co, Senin (9/2).
Dia mengaku, jalan tersebut belum lama diaspal. Tapi ada sebagian jalan yang justru berlubang tidak diperbaiki.
"Bagimana leh ini. Pasar so nda lama mo buka kong napa tu jalan nda aspal samua. Kalu boleh kase bagus dulu samua itu jalan baru buka itu pasar," akunya.
Sementara itu Bambang Potabuga, pedagang sayur asal Desa Tumpaan, juga mengeluhkan jalan tersebut. Dia mengatakan jalan tersebut masih sempit dan bakal mengakibatkan kemacetan jika pasar mulai beroperasi.
"Benahi dulu itu pasar, baru kase pindah. Masih banyak yang kurang, salah satu ini jalan yang masih sempit dan perlu kase lebar supaya nda mo macet-macet," ucapnya.
Bambang berharap pemerintah lewat instansi terkait memperhatikan keluhan mereka. Bukan hanya itu soal relokasi pasar dia juga meminta pemerintah untuk memberi kesempatan bagi pedagang untuk pindah sampai bulan Juli sesudah pengucapan.
"Torang harap apa yang kurang pemerintah lengkapi. Torang so siap mo pindah asalkan infrastruktrur samua so bagus. Torang bilang nanti pindah bulan Juli supaya pemerintah ada waktu untuk melengkapi apa yang kurang. Terutama ini infrastruktur jalan yang perlu kase lebar deng musti ada jalan lingkar pasar," harapnya. (jerry sumarauw)



































