Foto: Drs Paulus Adrian Sembel (PAS)
PAS : Lemahnya Pendidikan Keluarga Picu Kriminalitas
Tomohon, ME
Tiga kasus pembunuhan yang terjadi di Bumi Nyiur Melambai dalam satu pekan ini, mulai menuai reaksi berbagai elemen masyarakat.
Pengamat Politik Pemerintahan dan Kemasyarakatan Sulawesi Utara (Sulut) Drs Paulus Adrian Sembel (PAS) menjelaskan, untuk mengantisipasi tindakan-tindakan kriminal, maka keluarga sebagai basic pendidikan awal, hendaknya membentengi anak-anak dengan pengetahuan yang baik dalam proses pergaulan.
“Peran Kepolisian dan tokoh agama dalam meredam kriminalitas memang sangat penting, tapi hal tersebut hanya melihat dari sisi ‘akibat’. Yang paling penting adalah ‘sebab’, yakni didikan di lingkungan keluarga dan dalam pergaulan sehari-hari,” jelasnya, Minggu (8/2).
Kenakalan remaja, jelas dia, diawali dari lemahnya pendidikan keluarga. “Soal kasus pembunuhan yang terjadi akhir-akhir ini, memang sangat memprihatinkan. Polisi harus menuntaskannya, serta menjatuhkan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku yang terbukti bersalah. Hukum harus ditegakkan supaya bisa menjadi presenden bahwa menghilangkan nyawa seseorang, berat hukumannya,” urai mantan legislator Tomohon.
Di sisi lain, pengawasan di lingkungan pergaulan harus dioptimalkan supaya meminimalisir area-area yang biasa mengalami tindakan kriminalitas. “Peran tokoh agama sifatnya hanya himbauan untuk menghindari kejahatan/pembunuhan, tapi akar masalah sebenarnya adalah prilaku manusia di tengah-tengah pergaulan setiap hari,” lugas Sembel, sembari meminta peran aktif orang tua dalam meningkatkan pengawasan terhadap aktifitas anak-anak.(victor rempas)



































