Ayah Angga Sampaikan Permohonan Maaf
Tomohon, ME
Pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Astry Akay, Selasa (3/2), kediaman AW alias Angga, dalam kondisi sepi.
Sesuai pantauan manadoexpress.co saat mengunjungi kediaman tersangka di Jalan Kuriti Kelurahan Matani Tiga Lingkungan 4, pintu rumah terkunci dan tidak terpantau aktifitas apapun.
Untuk itu, wartawan media ini menyambangi kediaman Kepala Lingkungan 4, Swenny Sakul. Kamipun diterima dengan ramah. Saat dikonfirmasi soal Angga, ia mengatakan sangat kaget saat mendengar jika salah satu warganya terlibat pembunuhan sadis sehingga menyebabkan nyawa mahasiswa terbaik di STT Parakletos Tomohon, melayang
"Saya tau orangnya baik dan sopan, tapi sangat pendiam," jelas Sakul.
"Mungkin ia terbeban karena orang tuanya sudah sekitar 20 tahun berpisah, tambah lagi yang saya ketahui bahwa Angga sedang sakit dan memiliki dokter pribadi. Tapi kalau pernah mengkonsumsi obat-obat terlarang sama sekali tidak mengetahuinya, hanya mengetahui sedang sakit," urainya.
Menurut Sakul, ayah tersangka Paul Wayong juga sangat terpukul atas kasus yang dilakukan anaknya. "Tapi kami dari Pemerintah kelurahan sudah bertemu dengan ayah tersangka, untuk memberikan dukungan agar tabah dan menjalani aktifitas seperti biasa. Ayahnya juga akan siap berkordinasi dengan keluarga korban kerena sudah menganggap korban sebagai anak sendiri," ungkap Sakul.
Melalui Sakul, ayah Angga meminta maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat atas prilaku anaknya. "Janganlah kita menghujat tersangka. Biarlah proses hukum yang dikedepankan. Apalagi, tersangka juga memiliki keluarga," tutup Sakul. (micky ratag)



































