Tak Mampu, Tuuk Tantang Komisoner KPID Mundur


Manado, ME

Proses Fit and Proper Test (FPT) bagi 21 calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara (Sulut), berlangsung ketat. Sejumlah pertanyaan praktis-kritis dilayangkan personil Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, untuk menguji kepatutan para peserta.

Dalam kegiatan yang digelar Kamis (5/2) kemarin, di Gedung Dewan Sulut, terlihat ada anggota Komisi I yang sangat tegas menghadapi para peserta. Tak segan-segan kalimat ‘tak layak’ langsung diterbangkan ke mereka yang sedang menjalani proses FPT.

Hal itu seperti yang diperagakan Julius Jems Tuuk. Nada menantang agar peserta yang nantinya akan terpilih mundur jika tak mampu, ikut dilayangkannya. “Kalau saya Komisioner KPID, jika mengalami kebuntuan dan tak bisa menjalankan tugas, saya mundur,” tegas Tuuk.

Ketegasan Politisi PDIP itu ikut diakui sejumlah peserta. “Saat presentasi, beliau (Tuuk, red) tak segan-segan menyatakan jika peserta itu tak layak jadi Komisoner KPID. Kami pikir, hal seperti itu dilakukan agar 7 Komisioner terpilih nanti benar-benar berwawasan, kompeten dan mampu menjalankan tupoksi,” kata sejumlah peserta yang enggan nama mereka ditulis.

Pihak Komisi I DPRD Sulut sendiri telah menegaskan jika proses ini akan dilakukan secara terbuka dan trasparan demi menghasilkan yang terbaik di antara yang baik. (rikson karundeng)



Sponsors

Sponsors