Pedagang Minta Relokasi Pasar Tumpaan Bulan Juli


Amurang, ME

Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) untuk segera merelokasi pasar Tumpaan pada 10 Februari nanti mendapat penolakan dari para pedagang.

Dari hasil pertemuan Pemkab yang diwakili Pemerintah Kecamatan Tumpaan dengan Pedagang belum menemui kata sepakat. Hampir semua pedagang yang hadir memintah Pemkab untuk menunda rencana tersubut sampai bulan Juli.

Menurut mereka pasar tersebut belum layak ditempati karena masih banyak yang harus diperbaiki dan dilengkapi. Infrastruktur jalan menurut mereka sangat sempit dan rawan terjadi kecelakaan.

"Bagaimana kami akan pindah kalau sarana penunjang belum memadai. Kami minta setelah pengucapan bulan Juli baru direlokasi. Waktu yang tersisa boleh digunakan untuk melengkapi kekurangan yang ada di Pasar tersebut," terang salah satu pedagang Bambang Potabuga kepada manadoexpress.co, Kamis (5/2).

Senada disampaikan Cerry Potabuga. Pedagang sembako ini mengatakan, pasar tersebut memang belum layak. Bangunan masih banyak yang harus diperbaiki dan masih banyak kekurangan lain yang harus dilengkapi.

"Bagaimana mau ditempati kalau pintu saja tidak aman gampang dibobol maling ditambah lagi pada malam hari tidak ada penerangana. Selain itu sarana MCK belum ada dan air tidak jalan. Bagaimana dibilang sehat kalau pasarnya kotor," ungkapnya.

Dia berharap Pemerintah dapat memperhatikan permintaan mereka. Karena hal ini sangat penting untuk kemajuan pasar tersebut.

"Kami minta kalau diboleh pertemuan berikut langsung dilaksanakan dipasar baru agar Pemkab tahu mana yang kurang dan mana yang harus dilengkapi," harapnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors