Foto: Suasana Pertemuan.
Brigade Manguni Silaturahmi ke Mapolda Sulut
Wakapolda: Ada Polisi Baik yang Sudah Kita Lupakan
Manado, ME
Pemandangan yang jarang terlihat di Mapolda Sulut, dimana di salah satu Ruangan Rapat di Lantai I, Mapolda Sulut, Rabu (4/2) pukul 13.00 WITA, dipenuhi dengan warna baju merah hitam. Mereka tidak lain adalah Brigade Manguni (BM) Indonesia yang baru pertama kali datang menyampangi Polda Sulut, yang dipimpin langsung Ketua Brigade Manguni Pdt Hanny Pantouw guna lalukan silahturahmi juga untuk saling tanya jawab.
Hadir dalam Kesempatan tersebut yakni Wakapolda Sulut Kombes Pol Charles Ngili, Karo SDM, Dirintelkam, Direskrimsus, Direskrimum, Dirnarkoba.
Hanny Pantouw mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir ini, nama institusi Polda Sulut tercoreng. "Salah satu yakni saya pernah baca berita tentang meninggalnya tahanan di Polres Bolmong, juga tentang sidang kasus penggelapan uang BNI oleh mantan Tim Khusus Polda," kata Hanny.
Wakapolda Sulut, Kombes Pol Charles Ngili mengatakan, tidak semua polisi itu selalu dianggap salah. "Ada Polisi yang baik yang kita sudah lupakan," aku Ngili.
Senada dengan Ngili, Karo SDM Kombes Pol Ekotrio Budhiniar SH mengakui hal ini memang jadi perhatian Kapolda. "Ini menjadi perhatian kami juga Pak Kapolda khususnya. Memang benar pernah beberapa waktu lalu terjadi masalah Kamtibmas. Seperti pembunuhan mahasiswa asal Papua di Tataaran, juga di Mahakeret tentang kasus panah wayer," aku Budhinar.
Budhinar mengatakan Polda Sulut inginkan masyarakat yang damai dan aman. "Kami tetap cari cara guna hidup tentram, salah satunya berikan sosialisasi ke masyarakat, contohnya slogan 'Brenti Jo Bagate'," lugasnya.
Budhinar juga menambahkan, dalam Brigade Manguni terdapat banyak elemen yang intelek. "Brigade Manguni memang besar, terdapat berbagai akademisi, purnawirawan, mahasiswa dan lain-lain," ujar Budhinar.(melky tumilantouw)



































