Foto: Ilustrasi Banjir.
Curah Hujan Tinggi, 37 Rumah di Bolmong Terendam
Bolmong, ME
Hujan deras yang kerap mengguyur dihampir seluruh wilayah yang ada di Bolmong Raya belakangan ini, tampaknya berdampak buruk. Contohnya, di Bolaang Mongondow (Bolmong), hujan deras yang mengguyur di sejumlah desa seperti Desa Tandu, Tuyat dan Diat, sekira sejam lebih lamanya, langsung menyebabkan banjir.
Ketinggian air di beberapa desa itu, mencapi lutut orang dewasa, akibatnya sekitar 37 rumah terendam. Bahkan, di Desa Lalow, Padang, Lolak Tombolango, Lolak dan Motabang, ikut terendam, namun tak begitu parah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang Mongondow (Bolmong) Channy Wayong, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Air berasal dari luapan sungai,” katanya.
Banjir tersebut juga tidak menyebabkan kerugian meteril. “Lebih ke ancaman kenyamanan karena rumah tergenang,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Bencana Suhendra Hamin, mengatakan luapan air itu terjadi karena pendangkalan sungai. Selain itu, sistem drainase yang menyempit membuat air meluap ke rumah warga. “Namun, tidak lama kemudian air sudah surut,” katanya.
Selain itu, hujan yang mengguyur juga menyebabkan tanah longsor di Jalur Pinogaluman-Doloduo (Pindol). Di jalur yang sering digunakan warga Kecamatan Dumoga Bersatu ke ibukota kabupaten itu terdapat tiga titik longsoran. Bahkan, longsor juga menyebabkan sebuah jembatan tertutup material tanah dan bebatuan besar.
“Saat ini jembatan tersebut bisa dilalui namun dengan sistem buka tutup karena sebagian masih tertutup material longsor,” ujarnya.
Pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Balai Jalan agar merapikan lagi tebing di samping jalan. (endar yahya)



































