SHS Ajak Warga Terus Lestarikan Budaya Adat Tulude

Bantu Masyarakat Sitaro


Manado, ME

Warga Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) diimbau untuk terus melestarikan nilai-nilai Adat Tulude. Aset budaya itu dinilai mampu menyatuhkan semua unsur golongan agama serta mengandung multi makna yaitu ritual keagamaan.

Ajakan itu dikumandangkan Gubernur Sulawesi Utara,  Dr Sinyo Harry Sarundajang, kala mengikuti Gelaran adat Tulude 2015 yang dihelat Pemerintah dan Masyarakat Sitaro, di lapangan Sepak Bola Ulu Siau.

Sebagai salah satu tradisi budaya Nusa Utara, Tulude telah mengalami kemajuan dalam tiga tahun terakhir ini. “Sebab Tulude bukan hanya dilaksanakan warga Nusa Utara di Sulut, tapi juga diperantauan,” ungkap Gubernur.

“Saya sudah beberapa kali di undang oleh warga Nusa Utara di berbagai daerah di tanah air yang juga melaksanakan hal yang sama (Tulude,red) di setiap awal tahun. Ini pertanda bahwa warga Nusa Utara di perantauan sudah semakin sukses,” ungkapnya lagi.

Sitaro sebagai salah satu daerah maritim pun diharapkan akan mampu untuk mewujudkan pembangunan tol laut dan poros maritime dunia yang telah di gaungkan oleh Presiden Jokowi. “Daerah ini dinilai memiliki sumber daya kelautan yang sangat banyak. Itu merupakan satu kekuatan apabila mampu dikembangkan dengan baik untuk mensejahterakan rakyat,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur selain menyerahkan bantuan dari Pemprov Sulut untuk pengungsi korban bencana gunung Karangetang yang terjadi belum lama ini. Bantuan itu berupa 360 paket, baferstok, pekat lauk pauk serta supermie, kasur dan selimut masing-masing 50 dos/lebar, bantuan pewrsediaan antisipasi bencana 170 jenis, bantuan bea siswa S2 untuk dua orang masing-masing Rp.12 juta, bantuan rehabilitasi 2 gedung SMA dan 3 SMK sebesar Rp 9 Ratus juta, bantuan untuk wasor TB Dinkes Sitaro dan satu unit sepeda motor untuk bidang kesehatan.

Tak hanya itu Gubernur juga menyampaikan sederet bantuan yang berasal dari berbagai kementerian yang akan masuk di Sitaro di tahun 2015. Seperti sector perhubungan mencapai 84,912 M yaitu untuk membangun fasilitas pelabuhan laut sebanyak 7 paket sebesar Rp 6,423 M pekerjaan lanjutan landasan pacu bandara pihise 1,200 X 30 M2 Rp. 67 M, pek apron Rp 5,928 M, serta subsidi angkutan perintis penyebrangan KMP lokong banua lintas bitung-tagulandang Rp 11,489 M, KMP lohoraung lintas Bitung-Tagulandang, Makalehi, Siau dan Buhias serta subsidi angkutan perinais laut pangkalan Bitung-Tahuna.

Sedangkan paket bantuan APBD/APBN sebesar Rp.3.4 M dari Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Sulut berupa 7 unit paket katinting Rp. 35 juta, 1 paket rumput laut Rp 40 juta, peralatan pengolahan pulau Rp 20 juta, penguatan kelembagaan pengolahan ekosistem pulau- kecil Rp 104 juta. Bantuan dari dana DAK Rp. 3,401.480 juta untuk kapal penangkap ikan 15 unit 3 GT, rumpon 7 unit, KJH HDPE 2 unit, mesin untuk buat es 1 unit, cool box 95 unit.

Turut Hadir Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil , Ketua TP PKK Sulut Ny Deetje Sarundajang L Tambuwun bersama Wakil Ny Mieke Kansil Tatengkeng, Forkopimda, pejabat teras pemprov, Bupati Sitaro, Toni Supit,  beserta pejabat dan masyarakat Sitaro.(aldy rorong)



Sponsors

Sponsors