JWS Panen Cabe di Koka


Tondano, ME

Program Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) dan Ivan Sarundajang untuk menjadikan cabe (cabai) sebagai icon Minahasa, mulai membuahkan hasil. Selasa (3/2), JWS panen cabe hasil kerjasama Pemkab Minahasa dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut di kebun milik JWS yang terletak di Desa Koka Kecamatan Tombulu.

Dengan suksesnya program ini, JWS mengajak masyarakat untuk menanam dan tidak terpengaruh dengan fluktuasi harga. Bagi dia, petani Minahasa harusnya bersyukur atas perhatian yang sudah diberikan Pemerintah. “Di antaranya bantuan traktor, pupuk organik, pupuk kimia yang sudah lebih muda didapatkan oleh petani, termasuk yang telah dilakukan para pengusaha untuk gebrakan bagi rakyat Minahasa,” jelas Bupati.

"Cabe sudah menjadi ciri khas orang Minahasa. Oleh sebab itu, manfaatkan setiap lahan yang rata untuk menanam cabe atau rica ini," aku JWS.

Dikatakan JWS, saat Menteri Pertanian periode lalu Dr Suswono datang ke Minahasa, pihaknya sempat berkelakar, bahwa perbedaan masyarakat Jawa dengan Minahasa sangat jelas. “Jika orang Jawa makan kelebihan cabe akan menangis, sementara orang Minahasa jika makan tanpa cabe akan menangis,” kelakarnya.

Panen perdana dihadiri Deputi Kepala BI Perwakilan Sulut Ir Dudung Catur Setyadi, Asisten II Sekdakab Dr Willford Siagian MA, Kaban BP4K Ir Suhban Torar, Manager Analisis Bank Indonesia Curie Rantung, Direktur PT Agrio Pieter Tangka, Kadis Pertanian Ir Refly Mambu, Kadis Perikanan Ir Arifin Kiay Demak, Kadis Kehutanan Ir Wenny Talumewo, Kaban Ketapang Ir Junus Runtukahu, Kadis Pasar Dr Vicky Tanor MSi, Kasat Pol PP Engel Rantung SE, Kabag Humas dan Protokol Agustivo Tumundo SE MSi, Camat Tombulu Drs Joris Tumilantouw, para Hukum Tua dan undangan lainnya.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati JWS dan para pejabat melakukan panen cabe dan penanaman bibit cabe Minahasa di lahan Kebun JWS di Desa Koka, yang dimanfaatkan Kelompok Tani dari Kembes. (joel polutu)



Sponsors

Sponsors