Perpustakaan Minut Dinilai Tak Representatif


Airmadidi, ME

Pasca dilantik pekan lalu sebagai Kepala Perpustakaan Daerah dan Arsip, Dra Jeane Rumagit MPd, menilai banyak hal yang perlu dibenahi. Perpustakaan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) dinilai tak representatif.
 
Ia mengaku banyak berterima kasih atas masukan dan saran solusi dari warga yang peduli kemajuan pengetahuan di Minut. "Banyak warga yang mengusulkan agar dilakukan pembenahan terkait perpustakaan daerah ini dan masukan tersebut positif. Hal ini akan dijadikan masukkan kepada pimpinan daerah agar dapat menjadi pertimbangan apalagi bertujuan menjadikan Minut semakin cerdas lewat fasilitas perpustakaan yang representatif," papar Rumagit.

Lokasi yang jauh dari kawasan umum menjadi sulit terjangkau para penggila buku di Bumi Klabat. "Kantor perpustakaan sekarang sangat tidak representatif. Harusnya perpustakaan tidak berada satu tempat dengan kantor Bupati. Lagi pula ruangnya kecil ada disudut gedung dan tidak terlihat oleh masyarakat," kritik Ronny Sumampouw, warga Kolongan Tetempangan.

Harusnya Perpustakaan ada di tempat yang mudah dijangkau. "Seperti Perpustakaan di Manado. Lokasinya strategis di dekat perkantoran, sekolah dan tempat publik terbuka yang dapat menjangkau isi perpustakaan," tandas Uki pemuda Airmadidi sembari menyatakan, Minut harus menjadi daerah yang gemar membaca namun harus didukung dengan tersedianya perpustakaan yang representatif. (risky pogaga)



Sponsors

Sponsors