Foto: Ilustrasi.
PNS Kumpul Kebo Tumbuh Subur di Sitaro
Warga Pertanyakan Tindakan Pemkab
Siau, ME
Sejumlah warga kini semakin resah dengan aksi sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang doyan kumpul kebo. Menurut mereka, apa yang sedang ditunjukkan para abdi negara ini merupakan tindakan yang tidak terpuji. “Ada yang sesama PNS, ada pula PNS dengan warga, dan biasanya praktek ini banyak dilakukan di rumah kost,” kata sumber yang meminta namanya disimpan.
Ironisnya, meski semakin dikeluhkan, tidak ada tindakan-tindakan berarti yang diambil pemerintah dalam memberantas panyakit masyarakat itu. “Sepertinya praktek ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah,” ketusnya.
Kepala Satpol PP, Herry Makahinda SH saat dikonfirmasi membantah jika ada indikasi pembiaran. Dirinya berdalih, hingga kini tidak ada laporan yang masuk. “Kalau memang ada PNS yang kumpul kebo, silahkan buat laporan dengan disertai nama jelas PNS yang bersangkutan,” ujar Makahinda.
Ditambahkannya, dalam menertibkan praktek kumpul kebo, pihaknya sering kesulitan, karena menurut dia, aksi ini biasanya dilakukan sembunyi-sembunyi. “Susah untuk tangkap tangan, apalagi jika tidak mengantongi laporan yang jelas,” sebutnya.
Sementara, Kepala BKDD, Hans Kalangit menyebutkan, kalau pun ada PNS yang kedapatan dan terbukti melakukan praktek kumpul kebo maka sanksi tegas telah disiapkan. “Kita akan ambil tindakan tegas, apalagi kini praktek ini sudah semakin meresahkan,” tegasnya. (haman palandung)



































