Foto: Kantor DPPKAD Boltim.
Kualitas Pekerjaan Projek Kantor DPPKAD Memprihatinkan
Tutuyan, ME
Kualitas pekerjaan kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), baik tahap pertama dan tahap kedua, dinilai sangat memprihatinkan.
Pasalnya, pada saat pekerjaan tahap kedua yang dilaksanakan oleh perusahan pemenang tender CV. Cahaya Beringin, dengan nilai kontrak Rp 398 Juta, atap yang dibangun tahap pertama ketika musim penghuan sering bocor sehingga berdampak terhadap pemasangat plafon oleh kontraktor tahap kedua.
Saat musim penghujan pada waktu pekerjaan pemasangan plafon sedang berlangsung, beberapa buah plafon yang baru dipasang harus jatuh kembali karena adanya tetesan air dari atap yang dipasang pada pekerjaan tahap pertama.
Melihat kondisi tersebut, Ketua Laskar Anti Korupsi (Laki) Cabang Bolaang Mongondow Timur, Ismail Mokodompit, meminta kepada aparat penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan untuk dapat melakukan proses penyelidikan pekerjaan paket projek kantor DPPKAD Boltim yang ada, baik pekerjaan tahap pertama maupun tahap kedua.
"Karena diduga kuat kualitas pekerjaan tersebut sangatlah buruk. Baik dari sisi kualitas bangunannya maupun proses pengecetan bangunan yang ada," ujar Mokodompit.
Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pekerjaan paket projek kantor DPPKAD tahap kedua, Ari Mokoginta ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan paket projek tersebut sudah dicairkan 100 persen. (pusran beeg)



































