Wagub Kansil Terjun Lakukan Fogging

Ajak Jumpa Berlian Digiatkan Kembali


Manado, ME

Serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menerjang Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), khususnya di Kota Manado, memantik perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulut. Wakil Gubernur Sulut, Dr Djouhari Kansil, bahkan memimpin langsung kegiatan fogging di sejumlah titik di Ibukota Provinsi yang dianggap rawan nyamuk aedes aegypti.

Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai itu pun tak segan-segan menenteng alat pengasapan dan melakukan penyemprotan. Selain melakukan fogging di lingkungan 8, 9 dan 10 Kelurahan Paniki Kecamatan Mapanget Manado , Wagub bersama jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, membagikan bubuk abate atau insektisida golongan organofosfat yang efektif membunuh larva nyamuk kepada warga masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wagub mengajak Pemerintah Kota Manado diminta untuk menggiatkan program Jumat Pagi Bersih Lingkungan Anda (Jumpa Berlian). Itu menyusul kasus DBD di Manado telah mencapai 81 kasus. Kansil pun menetapkan Kota Manado menjadi salah satu dari 8 kabupaten kota se Sulut, sebagai daerah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. “Kesadaran akan kebersihan lingkungan itu penting untuk mencegah timbulnya berbagai wabah penyakit,” ujarnya.

“Genangan air yang tersumbat, pepohonan dan buah-buahan rimbun dapat membatasi masuknya cahaya matahari. Itu bisa menjadi tempat bertumbuh dan bersarang nyamuk,” sambungnya.

Ia pun memintakan Camat Mapanget, Rivo Koloai AP untuk segera menegur pengemban perumahan Star Of paniki untuk membuka saluran air yang telah ditutup sehingga air yang tersumbat bisa jalan kembali. Kepala Kepala Puskesmas Mapanget dr Ivone Y Rimbing pun didesak segera melakukan antisipasi penyakit DBD ini diwilayahnya.”Jangan nanti sudah ada korban baru ada tindakan,” timpal Kansil yang didampingi Kadis Kesehatan Sulut dr Grace L Punuh MKes, Kabid Promkes dr Ingrid Girot M.Kes, Kabid PMK dr Hendrik Tairas, serta Kepala UPTD Balai data dan Surveilans dr Devi Tanos Mkes.

Menurut Punuh, Provinsi Sulut saat ini sudah masuk dalam penanggulangan KLB dengan jumlah kasus mencapai 257 kasus serta tiga orang meninggal dunia yaitu 2 orang di Manado serta 1 orang di Sitaro. Adapun rincian kasus DBD di kabupaten/Kota se-Sulut sebagai berikut Manado 81 kasus, Minut 55, Bitung 25, Minahasa 26, Tomohon 15, Sitaro 14, Bolaang Mongondow 12, Kotamobagu 9, Minsel 7, Boltim 6, Mitra 1, serta Bolmut 2 kasus. “Sementara tiga Kabupaten lainnya seperti Talaud, Sangihe dan Bolsel sementara menunggu data,” kuncinya. (aldy rorong)



Sponsors

Sponsors