Lahan Tidur Marak, Pemerintah Kurang Perhatian


Tondano, ME

Legisator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa III yang meliputi Kecamatan Remboken, Kakas Barat, Kakas, Eris, Lembean timur dan Kecamatan Kombi, menjaring aspirasi masyarakat di wilayah Kakas Barat. Selain itu, legislator menerima sejumlah keluhan dan harapan masyarakat dalam membangun Tanah Toar Lumimuut.

Reses ini dilaksanakan di Desa Wasian Kecamatan Kakas Barat yang turut dihadiri Camat Kakas Barat Jefry Tangkulung, para hukum tua, perangkat desa serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Feybe Sanger menuturkan, aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait pertanian dan infrastruktur jalan dan pendidikan. Khusus di Kecamatan Kakas Barat, lahan tidur masih menjadi persoalan mendasar masyarakat, karena kurangnya sentuhan dari pemerintah. Disamping itu, banyak masyarakat mengeluhkan soal kurangnya tenaga pendidik.

"Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini, akan kami bawa ke DPRD untuk dibahas dan kemudian diusulkan ke pemerintah. Namun demikian ada usulan yang akan kami sampaikan langsung kepada kepala SKPD agar tahun 2015 bisa mendapatkan perhatian, khususnya bantuan kepada petani dan penambahan tenaga pengajar," tandas Feybe.

Feybe mengatakan, warga Paso memberikan masukan agar daerah ini dijadikan tempat wisata pemandian air panas. Pasalnya, potensi sumber daya alam air panas  belum pernah diperhatikan pemerintah. Padahal, sumber air panas yang berasal dari tepian Danau Tondano bisa menjadi salah satu icon pariwisata Minahasa. Sebab menawarkan air panas alam yang menyehatkan badan, juga bisa dimanjakan dengan keindahan Danau Tondano.

"Usulan dari masyarakat Paso ini perlu dipertimbangkan pemerintah, sebab potensi air panas yang ada di desa paso layak untuk dijadikan salah satu kawasan wisata sekaligus memberikan inkam bagi Minahasa dan masyarakat sekitar," terangnya.

Sebagai wakil rakyat Dapil III, Srikandi Partai Moncong Putih ini berjanji akan meneruskan kepada pihak eksekutif melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, menyangkut persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia juga berharap para Hukum Tua dan tokoh masyarakat, mendukung program Bupati Minahasa serta membangun hubungan yang baik serta senantiasa menjalin komunikasi yang intens dengan anggota DPRD, tanpa harus menunggu reses. (joel polutu)



Sponsors

Sponsors