Foto: Sekda Minut Ir Sandra Moniaga MSi. (Foto: Ist)
Sekda Minut Diduga Malas Apel Sore
Moniaga: Kerja Saya Bukan Hanya Berdiri Saat Apel
Airmadidi, ME
Aroma tak sedap menerpa lingkaran birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut). Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Ir Sandra Moniaga, diduga malas melakukan apel sore. Semestinya, sebagai sosok panutan birokrat, oknum Sekdakab harus memberikan teladan.
Hal ini menyebabkan disiplin PNS yang digaung-gaungkan pimpinan, ternyata tidak diaktualisasikan dalam kenyataan. Padahal, setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Minahasa Utara (Minut) dituntut untuk aktif mengikuti apel pagi dan sore.
Berdasarkan pantauan media ini, sudah beberapa hari belakangan ini, Sekdakab tak pernah mengikuti apel sore. Padahal, instruksinya di setiap kesempatan, agar setiap PNS meningkatkan disiplin kerjanya.
"Kami juga bingung ketika Sekda menginstruksikan untuk peningkatan disiplin yang bisa diukur dari kinerja, yang salah satu faktor ikut apel pagi dan sore, tapi Ibu Sekda tak pernah kelihatan mengikuti apel sore," ungkap sejumlah PNS Minut.
Dari pengakuan sejumlah PNS itu, mereka jarang melihat Sekda ikut apel sore, kebanyakan hanya ikut apel pagi hari. "Seharusnya sebagai pembina PNS, kedisiplinan harus ditunjukan Sekda dan memberi contoh teladan. Kami juga mungkin berpikir ada tugas luar atau urusan di provinsi, jadi sudah tak sempat ikut apel sore, tapi kalaupun tugas luar kenapa setiap hari tak hadir," tutur sumber, yang meminta identitasnya tak disebutkan.
Sementara itu, Sekda Minut Ir Sandra Moniaga MSi yang dikonfirmasi kemarin, langsung membantahnya. Dia mengatakan, PNS yang mengatakan itu harus tahu tupoksi Sekda, sebab banyak tugas yang dijalani Sekda bukan hanya berdiri atau hadir saat apel. Sekda kalau ada waktu hanya memantau pelaksanaan apel itu, karena yang memberikan penilaian disiplin PNS itu Sekda.
"Banyak tugas yang saya jalani seperti mewakili bupati di provinsi dan mengurus Dinas Sosial Minut yang saat ini saya rangkap sebagai Plt, jadi tugas saya bukan hanya ikut apel, dan mengenai disiplin itu saya bertanggung jawab hanya kepada atasan," jelasnya.
"Tapi sebagai Sekda, saya ambil sisi positifnya saja dan sebagai bentuk kontrol mungkin ada PNS yang tidak tahu, atau hanya terprovokasi atasannya. Tapi hal ini akan saya jelaskan sehingga semua PNS tahu," terangnya. (risky pogaga)



































